Sekolah Rakyat Tahap II Mulai Dibangun, Pemerintah Targetkan Rampung Juni 2026

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II secara nasional resmi dimulai, setelah penyelesaian renovasi pada Tahap I.

Dimulainya Tahap II ini ditandai dengan kegiatan groundbreaking Sekolah Rakyat Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang berlangsung pada Senin (12/1/2026).

Proyek tersebut menjadi simbol berlanjutnya program strategis nasional di sektor pendidikan dasar.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan.

Baca juga:  Jejak Kemenangan di Jalan Gowongan: KKN Posko 51 UIN Walisongo Hadirkan Perayaan 17 Agustus Penuh Warna

“Setelah kita menyelesaikan Sekolah Rakyat Tahap I, kita langsung melangkah ke pembangunan Tahap II. Ini bentuk keseriusan pemerintah agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Dody dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Menurut Dody, Sekolah Rakyat dirancang bukan hanya sebagai fasilitas pendidikan, tetapi juga sebagai ruang aman dan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tumbuh dan belajar secara optimal.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II ditargetkan rampung pada Juni 2026, sehingga dapat langsung digunakan pada tahun ajaran baru.

Meski dikejar waktu, Dody menegaskan bahwa kualitas dan akuntabilitas pembangunan tidak boleh dikompromikan.

Baca juga:  Ancaman Bencana Meningkat, Ketahanan Nonmiliter Jateng Jadi Prioritas Nasional

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, pembangunan infrastruktur tidak boleh main-main. Harus selesai tepat waktu, dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dan menghasilkan sekolah yang kuat, aman, serta nyaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, kualitas bangunan sekolah menjadi faktor penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar berkelanjutan dan bermanfaat dalam jangka panjang.

Lebih jauh, Menteri Dody menilai Sekolah Rakyat memiliki makna strategis yang melampaui pembangunan fisik semata.

Menurutnya, pendidikan adalah titik awal untuk memutus mata rantai kemiskinan yang selama ini menghambat mobilitas sosial masyarakat.

“Kita mulai memutus rantai kemiskinan dari pendidikan. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi cahaya dan harapan baru bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan,” ungkapnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 24 Dampingi Anak KB Boegenviel Berikan Edukasi Pengenalan Lingkungan

Pendekatan ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah, terutama di daerah dengan tingkat kerentanan sosial dan ekonomi yang tinggi.

Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II akan dibangun di 104 lokasi yang tersebar di 102 kabupaten/kota pada 32 provinsi.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp26,24 triliun, bersumber dari APBN tahun anggaran 2025–2026.

Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Bisma Staniarto, memastikan seluruh proyek dibangun dengan standar teknis yang seragam dan ketat.

“Seluruh Sekolah Rakyat Tahap II dibangun dengan memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan akses,” kata Bisma.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Siswa Difabel Tampil Percaya Diri di D’Modifest 2026 Semarang, Panggung Inklusif yang Menggetarkan Hati
ASN Turun Tangan Bersihkan Kantor, Gerakan Jateng ASRI Kian Nyata di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Senin, 2 Maret 2026 - 06:21 WIB

PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:25 WIB

Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terbaru