Presiden Prabowo Optimistis Pemulihan Bencana Sumatra Berjalan Cepat, Tegaskan Jajaran Tak Boleh Lengah

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap kecepatan pemerintah dalam menangani dampak bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Selatan.

Meski perkembangan di lapangan dinilai cukup positif, Presiden menekankan seluruh jajaran pemerintah tidak boleh cepat merasa puas.

Penegasan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meninjau langsung lokasi pengungsian warga di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (31/12/2025).

Kehadiran Presiden di lokasi bencana menjadi bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Saya melihat saya cukup optimis kecepatan kita memulihkan keadaan cukup baik. Tapi tentunya kita tidak boleh puas. Saya minta semua lembaga terus bekerja siang dan malam,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga dan petugas di lapangan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Sampaikan Perpisahan Pendampingan KBM di TK Al Mujahidin Kaligawe, Susukan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

Mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga masyarakat dan relawan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu.

Presiden bahkan menyoroti dedikasi petugas di lapangan yang sudah berminggu-minggu berada di lokasi terdampak.

Menurutnya, kerja keras tersebut menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan wilayah bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para petugas BNPB, TNI, dan Polri. Saya sempat bertanya, ada yang sudah 20 hari di sini, ada yang sudah berminggu-minggu. Ini pengabdian luar biasa,” kata Presiden.

Baca juga:  KUR Mandiri 2025 Resmi Diluncurkan, UMKM Kini Lebih Mudah Dapat Modal Usaha

Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Presiden Prabowo juga memastikan pemerintah telah menyiapkan solusi jangka menengah dan panjang bagi warga terdampak, khususnya terkait tempat tinggal.

Pemerintah berkomitmen menyediakan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang rumahnya rusak atau hilang akibat bencana.

Presiden menyebutkan, melalui Danatara, pemerintah telah menyiapkan sekitar 15 ribu unit hunian untuk korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi warga dalam memulai kembali kehidupan mereka.

“Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah. Yang rumahnya hilang kita ganti, yang rusak kita bantu,” tegas Presiden Prabowo.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 11 Kunjungi UMKM Tempe Asyik di Desa Merbuh

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga telah menyiapkan lokasi hunian tetap bagi warga terdampak.

Salah satunya berada di Desa Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan total 227 unit huntap yang didukung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan hunian sementara di beberapa titik lain.

Salah satu lokasi strategis berasal dari dukungan PT Perkebunan Nasional (PTPN) IV yang menghibahkan lahan seluas lima hektare untuk kebutuhan tersebut.

“Beberapa lokasi kami siapkan huntara di tiga titik. Desa yang dekat dengan PTPN IV mendapat dukungan lahan seluas lima hektare. Kami mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV atas dukungannya,” ujar Gus Irawan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Awal 2026, BPS Catat Tren Mulai Melandai
Kemlu Catat Terobosan Diplomasi Perbatasan 2025, Indonesia Perkuat Stabilitas Kawasan

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:04 WIB

Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:29 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak

Berita Terbaru