Mahasiswa UIN Walisongo Resmi Diterjunkan untuk KKN di Desa Boja, Siap Dukung Literasi dan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Desa Boja, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 85 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kegiatan penyerahan yang berlangsung di Balai Desa Boja tersebut berjalan hangat, penuh semangat kebersamaan, serta diwarnai harapan akan sinergi antara pihak kampus, pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam membangun desa.

Acara ini menandai dimulainya masa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat setelah menyelesaikan proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Sebanyak 15 mahasiswa diterjunkan untuk melaksanakan program pengabdian selama kurang lebih 45 hari, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Abdul Malik, M.Si.

Baca juga:  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Prosesi serah terima mahasiswa dilakukan secara simbolis oleh DPL kepada Kepala Desa Boja sebagai perwakilan masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, perwakilan kampus, dan seluruh mahasiswa KKN.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa juga diperkenalkan kepada warga yang nantinya akan menjadi mitra dalam pelaksanaan program kerja KKN.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Boja menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UIN Walisongo di desanya.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan siap mendukung agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, kami berharap program yang dijalankan tetap realistis dan tidak membebani mahasiswa,” ujarnya.

Baca juga:  Kementerian PU Hadirkan Kanal Pelaporan Bencana untuk Percepat Respons di Lapangan

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa untuk mendampingi dan membantu mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Abdul Malik, M.Si., berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga sikap dan menghormati budaya setempat.

“Selama berada di Desa Boja, jagalah etika, hormati budaya lokal, dan junjung tinggi nama baik almamater. Dengan saling menghargai, insyaallah kegiatan KKN akan berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga,” pesannya.

Pada periode KKN Reguler Angkatan 85 ini, mahasiswa mengusung tema “Literasi Digital dan Kesehatan Masyarakat Berbasis Inovasi Lokal.” Program kerja yang disusun berlandaskan hasil koordinasi dengan pihak desa dan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Stunting di Kelas Ibu Hamil Desa Mlilir

Beberapa rencana kegiatan masih dalam tahap persiapan dan akan disempurnakan setelah mahasiswa melakukan observasi serta berdiskusi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat.

Acara penyerahan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, DPL, dan jajaran pemerintah desa. Setelah kegiatan resmi berakhir, mahasiswa langsung melakukan survei awal ke beberapa dusun untuk mengenal lebih dekat kondisi sosial dan potensi masyarakat.

Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar tentang nilai sosial, kebersamaan, dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Desa Boja.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Siswa Difabel Tampil Percaya Diri di D’Modifest 2026 Semarang, Panggung Inklusif yang Menggetarkan Hati
ASN Turun Tangan Bersihkan Kantor, Gerakan Jateng ASRI Kian Nyata di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Senin, 2 Maret 2026 - 06:21 WIB

PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:25 WIB

Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terbaru