Jatengvox.com – Upaya pengembangan ruang publik di Kelurahan Karangsari terus diperkuat melalui inovasi berbasis perencanaan teknis.
Fery Chandra, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro (UNDIP), melaksanakan program multidisiplin (MD 1) dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupa perencanaan dan perancangan bangunan penunjang serta fasilitas pendukung kegiatan Car Free Day (CFD) dalam bentuk desain 3D menggunakan software SketchUp.
Program ini dilaksanakan pada 11 Februari 2026 sebagai bentuk kontribusi akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan CFD di Kelurahan Karangsari selama ini menjadi ruang interaksi sosial, olahraga, dan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.
Namun, fasilitas penunjang yang tersedia masih terbatas dan belum memiliki perencanaan visual yang terstruktur.
Melihat kondisi tersebut, Fery melakukan observasi lapangan, pengukuran lokasi, serta diskusi bersama perangkat kelurahan dan warga untuk mengidentifikasi kebutuhan fasilitas yang diperlukan.
Hasilnya, dirancang beberapa elemen utama, yaitu bangunan penunjang, gazebo sebagai area istirahat, kanopi untuk pedagang UMKM, serta meja dan kursi pendukung aktivitas masyarakat.

Desain dibuat dalam bentuk tiga dimensi (3D) agar memberikan gambaran visual yang realistis dan terukur.
Dari sisi teknik sipil, perencanaan ini mempertimbangkan aspek kekuatan struktur sederhana, stabilitas bangunan, keamanan pengguna, sirkulasi pengunjung, serta efisiensi tata ruang.
“Sebagai mahasiswa Teknik Sipil UNDIP, saya ingin menghadirkan desain yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki dasar pertimbangan teknis yang matang sehingga dapat dijadikan acuan nyata oleh pihak kelurahan,” ujar Fery Chandra.
Lurah Karangsari, Ahmad Basuki, S.Sos., menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang memberikan gambaran konkret pengembangan fasilitas CFD. Desain ini dapat menjadi referensi penting dalam perencanaan pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Melalui program ini, diharapkan kegiatan CFD di Kelurahan Karangsari semakin tertata, nyaman, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan ini menjadi bukti bahwa perencanaan berbasis ilmu teknik dapat memberikan dampak nyata dalam pengembangan ruang publik dan pemberdayaan masyarakat.
Editor : Murni A














