KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 18 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung memprediksi puncak arus mudik Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada hari ini, Rabu, 18 Maret 2026. Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terlihat dari peningkatan volume penumpang yang signifikan pada hari ini dibandingkan hari-hari sebelumnya.

KAI Daop 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan yang telah memiliki tiket kereta api dengan keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung. Seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara optimal, mulai dari kesiapan sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia guna memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa prediksi puncak arus mudik pada hari ini merupakan hasil dari tren peningkatan penjualan tiket dalam beberapa hari terakhir. “Kami memprediksi hari ini, Rabu 18 Maret 2026, menjadi puncak arus mudik di wilayah Daop 2 Bandung. KAI telah mempersiapkan seluruh layanan secara maksimal untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” ujar Kuswardojo.

Berdasarkan data pada Rabu pagi, 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 17.521 pelanggan akan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Sementara itu, jumlah pelanggan yang tiba mencapai 17.181 orang, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada periode Angkutan Lebaran tahun ini.

KAI Daop 2 Bandung juga mencatat bahwa selama 22 hari pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 hingga tanggal 18 Maret 2026, penjualan tiket kereta api dengan keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 289.196 tiket. Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memilih kereta api sebagai moda transportasi utama untuk mudik.

Baca juga:  Tiga Dekade Bertahan, Siomay Ngularan Jadi Kebanggaan Warga Ngabean

Dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 345.840 tempat duduk, tingkat okupansi keterisian telah mencapai 83,6 persen. Hal ini menandakan bahwa sebagian besar perjalanan kereta api telah terisi, terutama pada jadwal-jadwal favorit yang menjadi pilihan pelanggan untuk mudik ke berbagai daerah tujuan seperti ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan D.I.Yogyakarta.

Untuk mendukung kelancaran operasional pada puncak arus mudik ini, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk peningkatan pelayanan di stasiun, penambahan petugas untuk melayani pelanggan, pemeriksaan sarana dan prasarana juga terus dilakukan secara berkala, serta berkolaborasi dengan stakeholder terkait guna menjadikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan.

Baca juga:  Pendaftaran CPNS 2025 Resmi Dibuka, Formasi Besar-Besaran untuk Guru, Tenaga Kesehatan, dan Posisi Digital

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mengikuti seluruh aturan yang berlaku selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan dan memastikan perjalanan berlangsung dengan tertib.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung optimistis dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. KAI berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam merayakan Hari Raya bersama keluarga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR
KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas
Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan
60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Berita Terbaru