Indonesia Dorong APEC Bangun Ekonomi Digital yang Merata dan Berkeadilan

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.comMenteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyerukan pentingnya mempersempit kesenjangan digital di kawasan Asia-Pasifik agar manfaat transformasi teknologi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh negara anggota APEC.

Hal itu ia sampaikan dalam Pertemuan Menteri APEC (APEC Ministerial Meeting/AMM) yang digelar di Gyeongju, Korea Selatan, pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menyebut kawasan Asia-Pasifik sebagai “mesin pertumbuhan dan inovasi global” yang berperan besar dalam membentuk masa depan ekonomi dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, revolusi teknologi, perubahan demografi, dan berkembangnya ekonomi kreatif telah membuka peluang besar bagi masyarakat kawasan.

Baca juga:  Gali Potensi Ekonomi Kreatif, Mahasiswa KKN UPGRIS Survei UMKM Gantungan Kunci Miniatur Barongan

Namun, ia mengingatkan, kemajuan digital belum dinikmati secara merata. “Hampir separuh kawasan masih belum terhubung ke internet,” ujarnya.

Menurut Menlu, kesenjangan tersebut menjadi tantangan serius, apalagi di tengah perbedaan karakter demografi antarnegara.

“Sebagian ekonomi menghadapi populasi yang menua, sementara negara seperti Indonesia justru memiliki peluang demografi emas dengan lebih dari 60 persen penduduk berusia di bawah 40 tahun. Untuk memanfaatkannya, konektivitas digital adalah kunci,” tegasnya.

Indonesia, lanjut Menlu Sugiono, mendorong agar pengurangan kesenjangan digital menjadi prioritas kolektif APEC. Ia mengusulkan langkah konkret seperti investasi infrastruktur digital, peningkatan kapasitas dan literasi masyarakat, serta mendorong keterlibatan perempuan dan pelaku UMKM dalam ekonomi digital.

Baca juga:  Mendagri Minta Infrastruktur Pesantren Dibenahi Demi Keselamatan Santri

“Dengan kekuatan ekonomi, demografi, dan teknologi yang kita miliki, APEC memiliki potensi untuk memimpin model human-centered innovation — inovasi yang memberdayakan manusia, bukan menggantikannya,” katanya menegaskan.

Selain isu digital, Menlu Sugiono juga menyoroti ekonomi kreatif sebagai penggerak strategis pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.

Ia mencontohkan, di Indonesia sektor kreatif telah menyumbang sekitar USD 90 miliar terhadap perekonomian nasional dan menciptakan lebih dari 26 juta lapangan kerja.

Potensi tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi manusia tetap menjadi inti pembangunan di tengah era digitalisasi global.

Baca juga:  Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3

Menutup pernyataannya, Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk bekerja sama dengan seluruh anggota APEC dalam membangun masa depan kawasan yang inovatif dan sejahtera.

“Indonesia siap menjadi bagian aktif dalam memperkuat kolaborasi digital dan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung
Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa
Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz
BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian
Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD
Layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang Jaga Keamanan Barang Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 22 Persen di Triwulan I 2026
Bagaimana Supplier X Banner Menjamin Ketahanan Warna Banner

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa

Rabu, 8 April 2026 - 17:03 WIB

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 16:03 WIB

BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian

Rabu, 8 April 2026 - 16:03 WIB

Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

Berita Terbaru