Cek Penerima Bansos November 2025, Mulai PKH, BPNT hingga BLT Kesra Rp900 Ribu

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Program perlindungan sosial (perlinsos) masih terus berlanjut hingga akhir tahun. Pemerintah memastikan sejumlah bantuan sosial (bansos) tetap disalurkan pada November 2025, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Nilai bantuannya bervariasi, berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp900 ribu tergantung jenis program.

Karena itu, masyarakat diimbau rutin melakukan pengecekan apakah termasuk dalam daftar keluarga penerima manfaat (KPM) atau tidak.

1. Bansos PKH Tahap 4

Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kembali cair untuk periode Oktober–Desember 2025.

Program ini menjadi salah satu pilar utama dalam perlindungan sosial nasional yang dibiayai APBN 2025.

Menariknya, penyaluran PKH tahap 4 kali ini menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis baru.

Artinya, hanya penerima yang sudah terverifikasi dalam DTSEN yang berhak menerima bantuan.

Baca juga:  Posyandu Balita dan Lansia: Pemeriksaan Kesehatan Bersama KKN MMK Posko 10 UIN Walisongo

Rincian nilai bantuan PKH per tahap:

– Ibu hamil & anak usia dini: Rp750.000

– Anak SD: Rp225.000

– Anak SMP: Rp375.000

– Anak SMA: Rp500.000

– Lansia & disabilitas berat: Rp600.000

2. Bansos BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)

Selain PKH, BPNT juga mulai dicairkan sejak Oktober dan berlanjut hingga November 2025. Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, seluruh penerima kini mengacu pada DTSEN hasil verifikasi Badan Pusat Statistik (BPS) agar lebih tepat sasaran.

Besaran bantuan:
Rp200.000 per bulan, dicairkan sekaligus untuk tiga bulan (Oktober–Desember) sehingga total Rp600.000 diterima per KPM.

3. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3

Bagi pelajar dari keluarga kurang mampu, Program Indonesia Pintar (PIP) juga sudah mulai cair.

Bantuan ini bertujuan memastikan anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan hingga tamat SMA atau setara, baik di sekolah formal maupun nonformal.

Baca juga:  Cara Praktis Mengecek BPNT 2025 Agar Tidak Ketinggalan Bantuan

Cara cek penerima PIP 2025:

  1. Buka laman pip.kemendikdasmen.go.id

  2. Pilih menu “Cari Penerima PIP”

  3. Masukkan NISN, NIK, dan jawab captcha

  4. Klik “Cek Penerima PIP”

  5. Jika nama muncul, cek status pencairan apakah sudah cair atau masih menunggu SK.

4. Bantuan Pangan: Beras dan Minyak Goreng

Mulai Oktober 2025, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan non-tunai berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter setiap bulannya.

Program ini menyasar 18,27 juta KPM di seluruh Indonesia, dengan harapan membantu stabilitas ekonomi rumah tangga menjelang akhir tahun.

5. BLT Kesra Rp900 Ribu

Program terakhir yang juga cair di bulan ini adalah BLT Kesra senilai Rp900 ribu. Pemerintah menyiapkan tambahan anggaran hingga Rp30 triliun untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, yaitu 35 juta KPM atau sekitar 140 juta penduduk.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Perkuat Identitas Wisata Curug Liseng Lewat Program Plangisasi

Bantuan ini diberikan selama tiga bulan — Oktober, November, dan Desember 2025 — untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Cara Cek Penerima Bansos via KTP

Pengecekan status penerima bansos kini makin mudah. Masyarakat bisa melakukannya secara online dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP.

Syarat penerima bansos yang valid:

  • Nama tercantum dalam DTSEN Kemensos

  • Alamat sesuai domisili di data Kemensos

  • NIK aktif dan valid di database Dukcapil

  • Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk pencairan di bank Himbara atau kantor pos

Apabila data KTP tidak cocok dengan sistem DTSEN, maka bantuan tidak bisa dicairkan karena sistem kini berbasis NIK tunggal nasional.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan
DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama
Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya
Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah
Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:20 WIB

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:09 WIB

DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:41 WIB

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:16 WIB

Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru