Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin Raih Penghargaan Wiyata Dharma Madya dari Kemendikdasmen

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Ia menerima Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025 kategori Wiyata Dharma Madya dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD di Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Selvi Ananda Gibran Rakabuming, istri Wakil Presiden RI sekaligus Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, dalam acara Puncak Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025 yang digelar di The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Usai menerima penghargaan, Nawal mengungkapkan rasa syukurnya dan mendedikasikan apresiasi tersebut untuk seluruh Bunda PAUD, organisasi, dan tenaga pendidik di Jawa Tengah yang terus berjuang memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak usia dini.

Baca juga:  Meriahnya Lomba HUT RI ke-80 di Desa Sukodadi, Warga Kompak Rayakan Kemerdekaan

“Alhamdulillah pada hari ini kita mendapatkan apresiasi Wiyata Dharma Madya. Terima kasih atas dukungan semua pihak yang ikut mewujudkan PAUD berkualitas di Jawa Tengah,” tutur Nawal.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin, serta Dinas Pendidikan Provinsi Jateng atas kebijakan dan dukungan nyata dalam penguatan program PAUD di daerah.

Menurut Nawal, masih banyak tantangan yang harus dihadapi di lapangan, mulai dari keterbatasan sarana-prasarana, sebaran lembaga PAUD yang belum merata, hingga kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anak di jenjang prasekolah.

Namun, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap berkomitmen kuat melalui semangat “Ngopeni Nglakoni”, yaitu perhatian dan aksi nyata terhadap pendidikan anak usia dini.

Baca juga:  Semarak Hari Santri Nasional di MI NU 68 Leban, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Rayakan dengan Edukasi dan Lomba Islami

“Kami memiliki kebijakan dan program Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Satu Tahun Prasekolah. Semangat ini menjadi dasar untuk menjawab berbagai tantangan PAUD di Jawa Tengah,” jelasnya.

Nawal yang juga dikenal sebagai Bunda Literasi Jawa Tengah menjabarkan empat program unggulan yang menjadi kebanggaan daerahnya. Di antaranya:

– Jateng Sayang PAUD (Jateng Semangat Nyokong PAUD)

– PAUD Emas (PAUD Berbasis Masyarakat)

– Sedulor PAUD (Siji Desa Loro PAUD)

– Cilukba (Cerita lan Dolanan Karo Bapak)

Program-program ini menjadi bentuk inovasi nyata dalam memperluas akses, memperkuat kolaborasi masyarakat, dan membangun sistem pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak.

Penghargaan yang diterima Nawal menjadi bukti bahwa komitmen terhadap pendidikan anak usia dini tidak hanya berbicara tentang fasilitas, tetapi juga soal kepedulian, inovasi, dan ketulusan dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Baca juga:  PPG Kemenag 2025 Catat Rekor Peserta Tembus 206 Ribu Guru, Menteri Agama Sebut Capaian Monumental

“Harapannya penghargaan ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh Bunda PAUD se-Jawa Tengah untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program wajib belajar 13 tahun, serta menghadirkan PAUD yang bermutu, holistik, dan integeratif,” ujarnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh Bunda PAUD dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia, Selvi Ananda Gibran Rakabuming menegaskan peran penting Bunda PAUD dalam membangun generasi masa depan bangsa.

“Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam memotivasi anak-anak dan tenaga pendidik agar proses belajar di PAUD berlangsung aman dan menyenangkan,” tutur Selvi.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya
Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah
Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:41 WIB

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:16 WIB

Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Berita Terbaru