KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memberikan tanggapan resmi terkait viralnya aktivitas di Jembatan Cirahong yang beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir. KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa aspek keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan infrastruktur tersebut.

Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah setempat atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan untuk menjaga fungsi serta kebermanfaatan Jembatan Cirahong bagi mobilitas masyarakat.

“Kami berterima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat untuk memastikan kelancaran dan kegunaan Jembatan Cirahong bagi mobilitas masyarakat,” ujar Kuswardojo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Kuswardojo menjelaskan bahwa terkait keberadaan penjaga jembatan yang menjadi perhatian publik, hal tersebut lebih tepat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Menurutnya, fokus utama KAI adalah memastikan tidak adanya dampak terhadap keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di atas jembatan tersebut.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Jadi Relawan Family Gathering SPONDA di SDN 2 Ngempon

“Terkait penjaga yang viral, tentunya itu lebih pas jika dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat, karena yang menjadi konsen kami lebih kepada ada tidaknya dampak penggunaan Jembatan Cirahong bagi keselamatan perjalanan kereta api,” tambahnya.

Jembatan Cirahong sendiri merupakan salah satu infrastruktur bersejarah yang dibangun sejak tahun 1893. Dengan usia yang telah melampaui satu abad, keberadaan jembatan ini memerlukan perhatian dan penjagaan bersama, mengingat konstruksinya juga terhubung langsung dengan jalur rel kereta api aktif di bagian atasnya.

Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 2 Bandung telah memberlakukan pembatasan penggunaan jembatan sejak 1 September 2021. Kendaraan roda tiga atau lebih tidak diperbolehkan melintas, dan akses hanya diberikan kepada pejalan kaki serta kendaraan roda dua.

Baca juga:  44 Mahasiswa Indonesia Raih Beasiswa Maroko untuk Lanjutkan Studi

“Kalau berbicara keamanan, tentunya kami menilai masih aman untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua,” jelas Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis atas upaya perbaikan yang telah dilakukan, termasuk penggantian material kayu pada jembatan, guna menjaga kelayakan dan keselamatan pengguna.

Namun demikian, KAI mengingatkan bahwa beban berlebih yang melintas di jembatan berpotensi mempengaruhi kondisi struktur jalur kereta api di atasnya. Hal ini dapat berdampak langsung terhadap keselamatan perjalanan kereta api apabila tidak dikendalikan dengan baik.

“Jika beban berlebihan melintas di jembatan tersebut, kami khawatir akan mempengaruhi kondisi jalur KA di atasnya dan membahayakan perjalanan kereta api,” tegasnya.

Terkait pengawasan di lokasi, KAI Daop 2 Bandung menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk menempatkan petugas khusus di Jembatan Cirahong. Hal ini dikarenakan fokus utama perusahaan tetap pada aspek keselamatan operasional perjalanan kereta api.

Baca juga:  Kreatif dan Hemat, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajarkan Pembuatan Sabun Cuci Piring Alami di Desa Gonoharjo

“Sejauh ini kami belum memikirkan untuk menyiapkan petugas di lokasi, karena tentunya konsen utama kami pada keselamatan operasional perjalanan kereta api,” ungkap Kuswardojo.

Sementara itu, terkait rencana pemasangan rambu lalu lintas (APILL) oleh Dinas Perhubungan, KAI menyebut hal tersebut merupakan kewenangan instansi terkait. KAI mendukung setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan keselamatan masyarakat selama tidak membahayakan operasional kereta api.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan fungsi Jembatan Cirahong sebagai infrastruktur penting, sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga dengan optimal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan
Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan
Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya
Bitcoin Uji US$75.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global
Adyatama Tour Gandeng Amazing Thailand, Tawarkan Gratis Thai Wellness untuk Wisatawan Indonesia
LRT Jabodebek Jaga Ketepatan Waktu di Atas 99% di Tengah Tingginya Mobilitas Perkotaan
MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang
Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:04 WIB

Adyatama Tour Gandeng Amazing Thailand, Tawarkan Gratis Thai Wellness untuk Wisatawan Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:04 WIB

LRT Jabodebek Jaga Ketepatan Waktu di Atas 99% di Tengah Tingginya Mobilitas Perkotaan

Berita Terbaru

Berita

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:03 WIB

Berita

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:03 WIB