Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi di Bidang Bisnis dan Ekonomi

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kerja sama pendidikan Indonesia India semakin diperkuat melalui kolaborasi di bidang bisnis dan ekonomi, sebagai bagian dari strategi kedua negara dalam menghadapi transformasi ekonomi global yang kian cepat.

Langkah ini menandai pergeseran dari kerja sama akademik konvensional menuju kemitraan strategis yang menghubungkan pendidikan, riset, dan kebutuhan industri masa depan.

Kolaborasi Riset dan Program Bersama

Dalam kerangka kerja sama pendidikan Indonesia India, pembahasan terbaru berlangsung dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Republik Indonesia, Brian Yuliarto dan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Indonesia menekankan bahwa kolaborasi ini harus menghasilkan program nyata yang berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan riset.

Brian Yuliarto menegaskan hal tersebut dengan menyatakan, “Kami berharap universitas di Indonesia dan India dapat bekerja sama dalam berbagai program bersama, khususnya riset di bidang bisnis dan ekonomi.”

Baca juga:  Dampak Echo Chamber terhadap Pengguna Media Sosial di Indonesia

Pendekatan ini sekaligus memperkuat arah internasionalisasi kampus Indonesia agar lebih terhubung dengan jaringan global.

Peran IIM Bangalore dan Fokus Teknologi

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan Indonesia India, delegasi dari Indian Institute of Management Bangalore turut hadir dalam diskusi strategis ini.

Institusi tersebut membawa pendekatan pendidikan berbasis riset yang berorientasi pada teknologi dan inovasi.

Perwakilan IIM Bangalore, Dinesh Kumar Unnikrishna, menjelaskan arah kolaborasi ke depan. Ia mengatakan, “Sebagai sekolah bisnis berbasis riset, kerja sama ini akan berfokus pada transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern.”

Fokus pada AI dan transformasi digital ini menunjukkan bahwa kerja sama pendidikan kini harus selaras dengan kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi.

Baca juga:  Akses Telekomunikasi Selama Libur Nataru 2025–2026 Terjaga Stabil, Kecepatan Internet Nasional Tembus 80 Mbps

Peluang Program MBA di Indonesia

Penguatan kerja sama pendidikan Indonesia India juga membuka peluang konkret, salah satunya melalui penjajakan program Master of Business Administration (MBA) di Indonesia.

Program ini dinilai strategis karena dapat menghadirkan pendidikan manajemen berstandar global di dalam negeri, sekaligus memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap kurikulum internasional.

Selain itu, kehadiran program MBA ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih adaptif terhadap perubahan industri dan perkembangan teknologi.

Komitmen Jangka Panjang Pengembangan SDM

Duta Besar Sandeep Chakravorty menegaskan bahwa kerja sama pendidikan Indonesia India merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia.

Ia menyampaikan, “Saya berterima kasih kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Bapak Brian Yuliarto, atas arahan dan dukungannya kepada tim IIM Bangalore yang sedang menjajaki peluang menghadirkan pendidikan manajemen kelas dunia di Indonesia. Ini merupakan langkah penting dalam kerja sama pendidikan bilateral.”

Baca juga:  Kader HMI Korkom Walisongo Adakan Aksi Galang Dana Bencana Banjir Sumatera

Pernyataan ini menegaskan bahwa pendidikan menjadi pondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Menuju Ekosistem Pendidikan yang Lebih Adaptif

Kerja sama pendidikan Indonesia India diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi sekaligus menciptakan peluang riset yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi untuk terhubung dalam jaringan global, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan pendekatan yang semakin strategis, kemitraan ini berpotensi menjadi model baru dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia
Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS
Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan
Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT
Telkom AI Center Usung Human-in-the-Loop dalam Penguatan Talenta AI melalui Workshop METC
Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA
Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kramat Berlomba Tampilkan Pakaian Nasional Terbaik

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:03 WIB

PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Dorong Mitra Binaan Tembus Kompetisi Kopi Dunia

Rabu, 22 April 2026 - 19:04 WIB

Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Rabu, 22 April 2026 - 18:03 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Rabu, 22 April 2026 - 17:03 WIB

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Rabu, 22 April 2026 - 17:03 WIB

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

Berita Terbaru