Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Agama menggelar kegiatan bertajuk “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara” di kampus UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Sabtu (8/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat peran kampus Islam Indonesia di tingkat global.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

Momentum Ramadan dimanfaatkan tidak hanya untuk berbagi pengalaman spiritual, tetapi juga sebagai sarana memperluas jejaring antar mahasiswa lintas budaya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa internasional merupakan indikator penting dalam proses internasionalisasi perguruan tinggi Islam di Indonesia.

Baca juga:  Nyamankan Ruang Publik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bangun Taman Toga

Menurutnya, bukan hanya jumlah mahasiswa asing yang menjadi perhatian, tetapi juga keragaman negara asal mereka.

“Semakin banyak negara yang mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di Indonesia, maka reputasi perguruan tinggi kita di tingkat global juga akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Agama terus mendorong kampus-kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas akademik.

Langkah tersebut dilakukan agar kampus Islam di Indonesia mampu bersaing dan diakui di tingkat dunia.

Selain memperluas jaringan internasional, Kemenag juga sedang menyiapkan berbagai program percepatan studi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lanjutkan Sosialisasi Eco Enzyme dengan Pelatihan Sabun Ramah Lingkungan

Program ini memungkinkan lulusan sarjana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister hingga doktoral dalam waktu yang lebih efisien.

Program percepatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa, baik dari Indonesia maupun dari luar negeri, untuk meningkatkan kapasitas akademik mereka.

Dalam kesempatan itu, Amien juga berpesan agar mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia dapat menjadi duta moderasi beragama ketika kembali ke negara asalnya.

Ia menilai Indonesia memiliki tradisi Islam yang dikenal damai, toleran, serta mampu hidup berdampingan dengan keberagaman.

Baca juga:  PAUD Jadi Bagian Wajib Belajar 13 Tahun, Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Pendidikan Dini

“Nilai-nilai Islam yang moderat ini diharapkan dapat dibawa dan disebarkan ke berbagai belahan dunia,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Sahiron, menekankan bahwa pengembangan perguruan tinggi Islam tidak hanya bertumpu pada capaian akademik semata.

Lebih dari itu, kampus juga harus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat kepada mahasiswa.

Salah satu pendekatan yang terus didorong adalah penerapan kurikulum berbasis nilai cinta.

Menurut Sahiron, konsep tersebut memiliki lima dimensi utama. Pertama adalah cinta kepada Tuhan, yang menjadi landasan spiritual dalam kehidupan akademik. Kedua, cinta kepada Rasul sebagai teladan moral dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa
AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru