Jatengvox.com – Komitmen dalam mendukung pelestarian budaya lokal diwujudkan melalui program multidisiplin (MD 2) oleh Fery Chandra, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro (UNDIP).
Pada 12 Februari 2026, Fery melaksanakan perancangan panggung pentas kesenian Barongan berukuran 4 × 6 meter dalam bentuk desain 3D menggunakan software SketchUp sebagai acuan teknis pelaksanaan kegiatan seni di Kelurahan Karangsari.
Kesenian Barongan merupakan salah satu pertunjukan tradisional yang kerap ditampilkan dalam agenda masyarakat Karangsari.
Namun, pelaksanaan pertunjukan selama ini masih menggunakan panggung sementara tanpa perencanaan teknis terdokumentasi secara detail.
Hal tersebut berpotensi memengaruhi aspek keamanan dan kenyamanan pemain maupun penonton.
Menjawab kebutuhan tersebut, Fery melakukan analisis kebutuhan ruang, pengukuran dimensi ideal, serta perencanaan struktur panggung yang stabil dan aman.
Ukuran 4 × 6 meter dipilih karena dinilai mampu menampung pemain Barongan beserta properti pertunjukan tanpa mengurangi ruang gerak.
Desain 3D yang dibuat menampilkan detail rangka panggung, sistem lantai, akses tangga, serta area belakang panggung sebagai ruang persiapan pemain.
Perancangan ini tidak hanya mempertimbangkan estetika, tetapi juga aspek teknis seperti kestabilan struktur dan keselamatan pengguna.
“Perancangan panggung ini saya susun dengan memperhatikan aspek keamanan struktur dan kenyamanan pemain agar pertunjukan Barongan dapat berlangsung lebih maksimal dan profesional,” jelas Fery Chandra.
Lurah Karangsari, Ahmad Basuki, S.Sos., menyambut baik inovasi tersebut.
“Kami mendukung penuh inisiatif mahasiswa Teknik Sipil UNDIP yang membantu menyediakan acuan teknis bagi kegiatan seni di wilayah kami. Desain ini sangat bermanfaat untuk perencanaan panggung yang lebih representatif,” tuturnya.
Dengan adanya desain ini, diharapkan kegiatan kesenian Barongan di Kelurahan Karangsari dapat terus berkembang dan menarik minat generasi muda untuk melestarikan budaya daerah.
Program ini menunjukkan bahwa ilmu teknik sipil tidak hanya berperan dalam pembangunan infrastruktur besar, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan fasilitas seni dan budaya masyarakat secara berkelanjutan.
Editor : Murni A














