Jatengvox.com – Setelah melewati masa pengabdian yang penuh dinamika di Desa Gogik, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam Kelompok 21 secara resmi mempresentasikan hasil kerja nyata mereka melalui kegiatan Expo KKN, pada 15 Februari 2026.
Acara ini merupakan ajang unjuk kinerja sekaligus bentuk pertanggungjawaban publik atas program-program pemberdayaan yang telah diimplementasikan selama berada di tengah masyarakat.
Mengambil tempat di area terbuka dengan latar pepohonan yang asri, stand Kelompok 21 tampil mencolok dengan dekorasi bertajuk “KESINIO”. Pemilihan nama ini bukan sekadar ajakan, melainkan simbol keterbukaan mahasiswa dalam menyerap aspirasi warga Desa Gogik.
Visualisasi stand yang memadukan elemen tradisional—seperti gunungan dan motif batik—dengan dokumentasi modern mencerminkan visi Kelompok 21: Modernisasi Desa tanpa Menghilangkan Akar Budaya.
Foto kebersamaan anggota tim yang mengenakan atribut lengkap KKN menunjukkan soliditas dan profesionalisme yang terjaga hingga akhir masa tugas.
Mahasiswa KKN menonjolkan beberapa pilar keberhasilan yang dipamerkan selama expo, di antaranya:
Transformasi Ekonomi Lokal: Pendampingan UMKM desa dalam aspek pengemasan (packaging) dan pemasaran digital guna meningkatkan nilai jual produk asli Gogik.
Edu-Kreativitas: Inovasi metode pembelajaran bagi anak-anak usia sekolah yang berfokus pada literasi dan pengenalan teknologi sederhana.
Sinergi Lingkungan: Sosialisasi dan aksi nyata pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam Desa Gogik.
Ketua Kelompok 21 menegaskan bahwa Expo ini bukanlah titik akhir, melainkan jembatan untuk keberlanjutan program di masa depan.
Interaksi hangat antara mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, dan perangkat desa yang terekam dalam dokumentasi ini menjadi bukti bahwa KKN telah berhasil membangun relasi emosional yang kuat, jauh melampaui sekadar pemenuhan kurikulum akademik.
Diharapkan, melalui publikasi ini, semangat pengabdian Kelompok 21 dapat menginspirasi rekan mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi bagi kemajuan desa-desa di Indonesia.
Editor : Murni A














