Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Raya Salatiga, Selasa (3/3/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil serta produk pangan yang beredar aman dikonsumsi.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim menyisir sejumlah kios di pasar tradisional, mencatat harga komoditas, dan berdialog dengan pedagang. Beberapa bahan pokok yang dipantau antara lain beras, daging ayam, telur, dan minyak goreng.

Baca juga:  Jateng Siapkan Relawan Literasi, Hidupkan 6.000 Perpustakaan Desa Lewat Gerakan Membaca dari Akar Rumput

“Pasar tradisional menjadi prioritas karena di sini pergerakan harga bisa langsung terlihat,” ujar Emmy, sapaan akrab July Emmylia.

Setelah dari pasar tradisional, sidak berlanjut ke ADA Baru Swalayan. Di lokasi ini, pengawasan tidak hanya menyasar harga, tetapi juga kondisi kemasan produk.

Petugas menemukan beberapa kaleng makanan dalam kondisi penyok. Produk tersebut diminta untuk diretur karena kemasan yang rusak berpotensi memengaruhi kualitas isi di dalamnya.

Selain itu, pengawasan juga menyasar produk olahan beku atau frozen food, khususnya produksi usaha kecil dan menengah (UKM). Produk kategori ini wajib memiliki izin edar dari BPOM karena termasuk pangan berisiko tinggi.

Baca juga:  Pesan Gubernur Ahmad Luthfi: Ulama Jawa Tengah Harus Tebarkan Kedamaian

“Pengawasan ini untuk memastikan keamanan pangan masyarakat, bukan untuk mempersulit pelaku usaha,” jelas Emmy.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengingatkan pedagang dan masyarakat untuk mewaspadai penggunaan zat pewarna tekstil seperti rodamin B pada makanan.

Menurut Emmy, warna makanan yang terlalu mencolok patut dicurigai. Pemeriksaan sederhana bisa dilakukan menggunakan alat deteksi uang untuk melihat adanya efek berpendar yang menjadi indikasi penggunaan pewarna berbahaya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi
Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru

Berita

Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:03 WIB