Jatengvox.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) Karangsari menjadi momentum strategis dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Melalui program multidisiplin, mahasiswa KKN turut berperan aktif dalam mendorong promosi serta peningkatan eksposur UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
CFD menghadirkan berbagai pelaku UMKM lokal dengan beragam produk, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan kekinian.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang interaksi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi langsung bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya kepada khalayak yang lebih luas.

Sebagai bentuk perluasan jangkauan informasi, mahasiswa KKN melakukan promosi melalui media sosial serta berpartisipasi dalam program talkshow di Swara Kendal.
Dalam siaran tersebut, disampaikan informasi mengenai tujuan, konsep, serta potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui kegiatan CFD.
Host talkshow, Maliq Alisano, menyampaikan bahwa kegiatan seperti CFD memiliki nilai positif
bagi masyarakat.
“CFD bukan hanya ruang olahraga atau rekreasi, tetapi juga wadah yang sangat potensial untuk menggerakkan UMKM lokal. Jika dikelola dan dipromosikan secara konsisten, dampaknya bisa terasa langsung bagi pelaku usaha,” ujarnya saat sesi siaran.
Selain promosi pra-kegiatan, mahasiswa juga melakukan dokumentasi saat CFD berlangsung sebagai bahan publikasi lanjutan melalui media daring dan kanal informasi lainnya.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mendukung produk lokal.
Melalui sinergi antara mahasiswa, pelaku UMKM, media, dan pemerintah setempat, pengembangan CFD Karangsari diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penulis : Emir Shidqi Setiawan
Editor : Murni A














