Gubernur Jateng Minta Tindak Tegas Premanisme Debt Collector, Insiden Tol Kaligawe Jadi Sorotan

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya menjaga kondusivitas wilayah kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap segala bentuk premanisme, termasuk yang dilakukan oleh oknum debt collector dalam praktik penagihan utang.

Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi saat menanggapi insiden penghadangan mobil oleh sejumlah debt collector yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Peristiwa itu terjadi di pintu Tol Kaligawe, Kota Semarang, dan memicu keresahan publik.

Menurut Luthfi, penegakan hukum tidak boleh setengah-setengah. Rasa aman masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Baca juga:  Tingkatkan Nilai Tambah Perikanan, KKN UPGRIS Gelar Sosialisasi Marinasi Lele di Semampir

“Penegakan hukum itu perlu untuk memberikan efek jera, agar kenyamanan dan keamanan di wilayah kita bisa terjamin, termasuk di titik-titik yang kemarin sempat terjadi persoalan,” ujarnya di kantornya, Kamis (26/2/2026).

Luthfi menekankan bahwa keamanan bukan hanya soal ketertiban semata, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap stabilitas sosial dan iklim investasi di Jawa Tengah.

Ia menilai, wilayah yang bebas dari praktik intimidasi dan aksi-aksi melawan hukum akan lebih menarik bagi investor.

“Kalau aspek penegakan hukum terpenuhi dan wilayahnya aman dari premanisme, tentu akan menarik,” tegasnya.

Baca juga:  Tiga Dekade Bertahan, Siomay Ngularan Jadi Kebanggaan Warga Ngabean

Dalam konteks pembangunan daerah, keamanan menjadi fondasi penting. Investor membutuhkan kepastian hukum dan perlindungan terhadap aktivitas usaha. Jika ruang publik diwarnai aksi intimidatif, kepercayaan terhadap daerah bisa terganggu.

Karena itu, Luthfi meminta aparat untuk tidak ragu menindak tegas setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, tanpa pandang bulu.

“Premanisme dan tindakan-tindakan yang meresahkan harus kita hilangkan. Wilayah kita harus aman dan nyaman,” tambahnya.

Selain menyoroti aspek penegakan hukum, Gubernur juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi publik yang sehat antara masyarakat dan lembaga pembiayaan.

Baca juga:  Pesan Tegas Menag Nasaruddin Umar Soal Pengadaan Barang dan Jasa: Hentikan Monopoli

Menurutnya, konflik kerap muncul bukan hanya karena persoalan kewajiban finansial, tetapi juga akibat miskomunikasi.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tertib memenuhi kewajiban angsuran. Namun, jika menghadapi kesulitan, komunikasi dua arah harus dikedepankan.

“Kalau ada kesulitan, sebaiknya komunikasi dua arah. Kalau perlu lapor kepada pihak berwajib. Jangan sampai timbul friksi karena kurang komunikasi, akhirnya dua belah pihak saling berbenturan kepentingan,” katanya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UPGRIS Meriahkan Ramadan di SD N 1 Palebon Lewat Edukasi Cerita 4 Panel
Jawa Tengah Targetkan Pangkas Backlog 274 Ribu Unit Rumah, Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan
Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor
Tingkatkan Kewaspadaan Warga, Tim Mahasiswa KKN UPGRIS Susun Peta Jalur Evakuasi Bencana Banjir di RW 09 Kelurahan Palebon
Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon
Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Penanaman TOGA dan Distribusi Bibit oleh KKN 12 UPGRIS di Kelurahan Beji
Harga Cabai Rawit Tembus Rp85 Ribu, Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar di 15 Daerah
Zakat Nasional Tembus Rp40,5 Triliun, Menag Dorong Pengawasan Makro agar Distribusi Lebih Adil

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:30 WIB

Gubernur Jateng Minta Tindak Tegas Premanisme Debt Collector, Insiden Tol Kaligawe Jadi Sorotan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Meriahkan Ramadan di SD N 1 Palebon Lewat Edukasi Cerita 4 Panel

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:17 WIB

Jawa Tengah Targetkan Pangkas Backlog 274 Ribu Unit Rumah, Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:03 WIB

Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon

Berita Terbaru