Mahasiswa KKN-T 2026 UNDIP Bersama KWT Sri Rejeki Lakukan Aksi Penanaman 400 Bibit Cabai

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Program penanaman cabai menjadi salah satu kegiatan kemasyarakatan yang dijalankan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 12 Universitas Diponegoro pada hari Selasa (20/01/2026).

Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari pemerintah kelurahan sebagai bentuk kolaborasi antara akademisi dan masyarakat.

Program diawali dengan penyerahan 400 bibit cabai oleh Pak Lurah kepada tim KKN-T, kemudian diserahkan kepada KWT Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki sebagai penggerak utama di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan bibit dilakukan di rumah Ketua dari KWT dan disaksikan perangkat setempat. Bibit tersebut menjadi simbol dimulainya gerakan pemanfaatan lahan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Ikuti Acara Rolasan sebagai Forum Evaluasi dan Pengembangan UMKM Kecamatan Sukorejo

KWT Sri Rejeki menerima amanah untuk mengkoordinasikan distribusi bibit kepada warga di setiap RT dan 1 RW agar pembagian berjalan merata.

Mahasiswa KKN-T 2026 Tim 12 turut terlibat dalam proses pendampingan. Mereka membantu menjelaskan cara penanaman cabai yang benar, mulai dari persiapan media tanam, penggunaan polybag atau pot, teknik penyiraman, hingga perawatan dasar.

Pendampingan ini dilakukan agar warga dapat menanam secara mandiri dan hasil tanaman bisa tumbuh optimal.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T 2026 Tim 12, Dr. Romadhon, S.Pi., M.Biotech, juga memberikan arahan terkait pentingnya keberlanjutan program.

Baca juga:  Memperkuat Identitas Pentas Barongan melalui Karya Backdrop Kreatif Mahasiswa

“Kegiatan ini tidak berhenti pada pembagian bibit, tetapi perlu dirawat bersama agar hasilnya benar benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kegiatan sederhana seperti menanam cabai dapat memberi dampak nyata bagi ketahanan pangan keluarga.

Pak Lurah juga menyampaikan dukungannya terhadap program ini.

“Kami berharap warga bisa memanfaatkan lahan rumah untuk kebutuhan dapur sendiri sehingga lebih hemat dan mandiri,” katanya.

Pernyataan tersebut memperkuat komitmen pemerintah kelurahan dalam mendukung gerakan tanam di lingkungan masyarakat.

Melalui program ini, warga mulai menanam cabai di pekarangan, pot, polybag, dan lahan kosong di sekitar rumah.

Baca juga:  Indonesia–India Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi di Bidang Bisnis dan Ekonomi

Cabai dipilih karena menjadi bahan dapur yang sering digunakan dan harganya kerap mengalami kenaikan.

Dengan menanam sendiri, warga dapat mengurangi pengeluaran harian. Jika hasil panen berlebih, cabai dapat dibagikan atau dijual dalam skala kecil.

Kegiatan ini juga mendorong interaksi antarwarga. Anggota KWT saling berbagi pengalaman tentang cara merawat tanaman dan mengatasi hama.

Lingkungan menjadi lebih hijau dan lahan yang sebelumnya kosong mulai dimanfaatkan. Program penanaman 400 bibit cabai ini menjadi langkah bersama dalam membangun kemandirian pangan dan memperkuat kerja sama masyarakat dari tingkat rumah tangga.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru