Dorong Kreativitas Digital, KKN UPGRIS Hadirkan Program Kreasi Desa di Desa Leyangan

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan program kerja Kreasi Desa berupa pelatihan pembuatan poster edukasi bagi masyarakat Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan desain poster bertema lingkungan, kesehatan, dan etika digital dengan memanfaatkan aplikasi desain sederhana yang mudah dipahami dan diaplikasikan oleh masyarakat desa.

Kegiatan Kreasi Desa dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Balai Desa Leyangan, dan diikuti oleh Ibu-ibu TP PKK serta masyarakat Desa Leyangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UPGRIS dalam meningkatkan literasi digital masyarakat melalui pendekatan kreatif dan aplikatif.

Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini berangkat dari kebutuhan masyarakat di era digital yang tidak hanya dituntut mampu memahami informasi, tetapi juga mengolah pesan menjadi media visual yang menarik, informatif, dan mudah dipahami.

Baca juga:  Pendampingan Wisata di Sekukusan Desa Wisata Dusun Lerep oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang

Melalui pelatihan desain poster, peserta diajak untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif sekaligus meningkatkan literasi visual berbasis digital.

Tujuan dari program Kreasi Desa adalah membekali masyarakat dengan keterampilan dasar dalam mendesain poster sebagai media edukasi yang komunikatif dan menarik.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat desa untuk mengimplementasikan pesan-pesan edukatif dalam kehidupan sehari-hari secara kreatif, sehingga materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan memiliki dampak nyata.

Salah satu mahasiswa KKN UPGRIS, M. Yusrul Tsani, menyampaikan tanggapan positif terhadap jalannya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan Kreasi Desa berlangsung secara interaktif dan mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta, khususnya Ibu-ibu PKK.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis untuk 5 UMKM di Desa Kedungsari

“Pada kegiatan Kreasi Desa ini, peserta sangat aktif dan antusias mengikuti pelatihan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran dalam menyikapi perkembangan digital yang semakin pesat,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Ketua TP PKK Desa Leyangan, Ibu Dian Suryanto. Ia menilai kegiatan Kreasi Desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas promosi dan penyampaian informasi.

“Terima kasih atas kegiatan hari ini. Alhamdulillah, kami Ibu-ibu TP PKK dan masyarakat dapat menambah wawasan, terutama dalam membuat media iklan dan promosi produk dagangan agar lebih menarik. Kami berharap pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut, terutama bagi Ibu-ibu yang masih membutuhkan bimbingan,” tuturnya.

Melalui kegiatan Kreasi Desa, mahasiswa KKN UPGRIS berupaya menghadirkan program edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.

Baca juga:  Belajar Seni Batik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Buat Motif Logo Posko dan Kampus di Sanggar Batik Linggo

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa menjadi wujud nyata pengabdian perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih variatif, sehingga masyarakat tidak hanya mampu membuat poster edukasi, tetapi juga dapat memanfaatkan keterampilan desain untuk mendukung kegiatan sosial, ekonomi, dan promosi produk UMKM desa.

Selain itu, program Kreasi Desa diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi digital yang kreatif dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Dengan meningkatnya kemampuan visual dan pemahaman digital, masyarakat Desa Leyangan diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkannya secara positif dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz
BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian
Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD
Layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang Jaga Keamanan Barang Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 22 Persen di Triwulan I 2026
Bagaimana Supplier X Banner Menjamin Ketahanan Warna Banner
Syarat Lolos Bea Cukai: Panduan Aman Kirim Paket Ke Luar Negeri Tanpa Tertahan
Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang di Yogyakarta

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 17:03 WIB

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 16:03 WIB

BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian

Rabu, 8 April 2026 - 16:03 WIB

Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

Rabu, 8 April 2026 - 14:03 WIB

Layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang Jaga Keamanan Barang Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

Rabu, 8 April 2026 - 13:03 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 22 Persen di Triwulan I 2026

Berita Terbaru