Kemlu RI Pulangkan 91 WNI dari Myawaddy, Upaya Panjang Lepas dari Jerat Sindikat Daring

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) kembali memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di wilayah konflik dan rawan kejahatan lintas negara.

Sebanyak 91 WNI berhasil dipulangkan dari Myawaddy, Myanmar, pada Jumat pagi, 30 Januari 2026.

Pemulangan dilakukan sekitar pukul 05.30 WIB menggunakan penerbangan komersial. Para WNI diterbangkan secara bertahap menuju Tanah Air, setelah melalui proses evakuasi yang melibatkan perwakilan Indonesia di Myanmar dan Thailand.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri, khususnya mereka yang berada dalam situasi rentan.

Baca juga:  Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa keberhasilan pemulangan puluhan WNI ini bukan proses singkat. Upaya tersebut membutuhkan koordinasi intensif lintas negara dan lintas instansi.

“Keberhasilan pemulangan ini merupakan proses yang panjang dan intensif. Ini merupakan upaya bersama yang dilakukan oleh KBRI Yangon dan KBRI Bangkok,” ujar Yvonne dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Ia menambahkan, pemulangan kali ini merupakan gelombang keempat dari wilayah Myawaddy. Sebelumnya, Kemlu RI telah mengevakuasi WNI dalam gelombang ketiga pada 21–22 Januari 2026.

Wilayah Myawaddy sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan aktivitas kejahatan siber, termasuk praktik penipuan daring yang melibatkan sindikat lintas negara.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 38 Latih Siswa SDN 01 Watuagung Gunakan Komputer dan Aplikasi Dasar

Selain fokus pada pemulangan, pemerintah juga menaruh perhatian serius pada aspek penegakan hukum dan pencegahan agar kasus serupa tidak terus berulang.

Kemlu RI berkoordinasi dengan sejumlah instansi nasional, mulai dari KP2MI, Bareskrim Polri, PPATK, Direktorat Jenderal Imigrasi, hingga Kementerian Sosial.

Yvonne menyebutkan, sejumlah WNI yang dipulangkan menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Mereka memberikan keterangan terkait dugaan perekrut yang diduga terlibat dalam sindikat penipuan daring lintas negara.

“Sejumlah WNI bersedia bekerja sama melaporkan dugaan perekrut. Mereka diduga terjebak dalam jaringan penipuan daring,” jelasnya.

Baca juga:  Pemprov Jateng Terus Pimpin Zona Hijau Pelayanan Publik, Dapat Apresiasi dari Ombudsman RI

Langkah ini diharapkan dapat membantu aparat mengungkap mata rantai perekrutan ilegal yang selama ini menyasar WNI dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi.

Kemlu RI kembali mengingatkan masyarakat agar selalu menempuh jalur resmi dan prosedur yang berlaku jika ingin bekerja di luar negeri.

Ketelitian dalam memeriksa tawaran kerja, legalitas perusahaan, serta negara tujuan menjadi hal krusial untuk menghindari risiko eksploitasi.

“WNI diimbau untuk selalu mengikuti prosedur yang berlaku serta menghormati hukum dan peraturan di negara setempat,” ujar Yvonne.

Imbauan ini menjadi penting, mengingat banyak kasus bermula dari perekrutan informal yang tidak melalui mekanisme resmi pemerintah.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru