Kemkomdigi Dorong Agentic AI Jadi Instrumen Strategis Negara di Era Digital

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah mulai menaruh perhatian serius pada pemanfaatan Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) sebagai instrumen strategis dalam perumusan kebijakan publik.

Teknologi ini dinilai mampu membantu negara membaca pola hidup digital masyarakat secara lebih presisi, adaptif, dan berbasis data.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Ismail, dalam acara Governance Agentic AI yang digelar di Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah menghasilkan jejak data yang sangat besar, namun belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan pemerintah secara optimal.

“Hari ini, pola hidup masyarakat terekam melalui mesin pencari, aplikasi percakapan, media sosial, hingga marketplace. Namun pemerintah justru belum berada pada posisi yang cukup kuat untuk membaca data tersebut secara utuh,” ujar Ismail.

Baca juga:  Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Ismail menjelaskan, pemanfaatan Agentic AI bukan bertujuan menguasai data masyarakat secara individual.

Fokus utamanya justru pada kemampuan negara membaca pola agregat demi kepentingan publik, tanpa mengabaikan aspek privasi dan prinsip hukum yang berlaku.

Menurutnya, tantangan utama bukan soal kepemilikan data, melainkan aksesibilitas dan kapasitas analisis.

Dengan pendekatan Agentic AI, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat digital saat ini.

Dalam konteks tata kelola pemerintahan, teknologi ini dinilai mampu membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat, mulai dari sektor ekonomi digital, layanan publik, hingga perencanaan pembangunan berbasis perilaku masyarakat.

Baca juga:  Sosialisasi Stop Bullying oleh Posko 86 KKN UIN Walisongo di SMP Islam Sudirman Bancak

Lebih jauh, Ismail menegaskan bahwa Agentic AI memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan digital nasional.

Selain itu, teknologi ini juga membuka peluang ekonomi baru dan menciptakan lapangan kerja bernilai tambah bagi talenta digital dalam negeri.

Ia menyoroti bahwa banyak solusi AI global belum tentu sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Indonesia.

Di sinilah peran Agentic AI menjadi penting, karena memungkinkan pengembangan teknologi yang lebih kontekstual dan relevan dengan kondisi nasional.

“Banyak solusi AI membutuhkan penyesuaian dengan konteks Indonesia. Agentic AI memberi peluang agar anak-anak bangsa ikut mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nasional,” kata Ismail.

Baca juga:  BLT Rp900.000 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Pakai NIK KTP

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Kemkomdigi terus mendorong pembangunan infrastruktur AI nasional.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang agar Indonesia tidak tertinggal dalam kompetisi teknologi global.

Ismail menekankan, sebagai negara besar dengan kebutuhan yang kompleks, Indonesia memerlukan orkestrasi infrastruktur AI yang jelas dan terarah.

Tanpa perencanaan yang matang, potensi AI dikhawatirkan tidak akan optimal mendukung kepentingan nasional.

“Indonesia negara besar dengan kebutuhan besar. Infrastruktur AI harus diarahkan dan diorkestrasi dengan jelas agar benar-benar mendukung kepentingan nasional,” imbuhnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya
Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah
Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:41 WIB

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:16 WIB

Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Berita Terbaru