KemenPPPA Tetapkan Dua Program Prioritas 2026, DPR Ingatkan Risiko Pemangkasan Anggaran

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menetapkan dua program prioritas nasional sebagai fokus utama kebijakan tahun 2026.

Program tersebut menitikberatkan pada peningkatan kualitas perlindungan anak serta penguatan kesetaraan gender yang terukur dan berkelanjutan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan bahwa arah kebijakan ini disusun selaras dengan agenda pembangunan nasional serta komitmen Indonesia di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua program tersebut menjadi fondasi perencanaan strategis KemenPPPA dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026), Arifatul menjelaskan bahwa program prioritas KemenPPPA tidak hanya berfokus pada kebijakan normatif, tetapi juga pada implementasi nyata di lapangan.

Baca juga:  KKN UPGRIS Mengabdi Kelompok 34 Desa Gondoriyo Hadirkan Bimbel Rutin, Dongkrak Semangat Belajar Adik-Adik Dusun Setro

“Yang kedua adalah dua program prioritas yakni peningkatan kualitas perlindungan anak dan peningkatan kesetaraan gender. Kemudian, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan dari kekerasan,” ujar Arifatul.

Menurutnya, kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan aktual yang dihadapi perempuan dan anak, termasuk meningkatnya kompleksitas kasus kekerasan serta ketimpangan akses terhadap perlindungan dan pemberdayaan.

Untuk mendukung pelaksanaan program prioritas tersebut, KemenPPPA mengalokasikan anggaran tahun 2026 sebesar Rp214,12 miliar.

Anggaran ini digunakan untuk menjalankan tugas dan fungsi kementerian secara menyeluruh, mulai dari perumusan kebijakan hingga penguatan layanan perlindungan.

Baca juga:  TP PKK Jateng Bantu UMKM Brebes Tumbuh Lewat Pelatihan dan Promosi Produk

“Alokasi Anggaran KemenPPPA Tahun 2026 sebesar Rp214.122.817.000. Anggaran tersebut akan digunakan dalam melaksanakan tugas dan fungsi KemenPPPA secara komprehensif,” kata Arifatul.

Ia menambahkan, seluruh program yang dijalankan merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Dengan demikian, kebijakan KemenPPPA menjadi bagian integral dari upaya pencapaian Asta Cita nasional.

Di sisi lain, Komisi VIII DPR RI menyoroti adanya penurunan anggaran yang dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan program prioritas.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menilai pemangkasan anggaran tidak sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga:  Coding Jadi Pengalaman Baru dan Seru Bagi Siswa SDN Gondoriyo 02 Bersama KKN Tematik UPGRIS Mengabdi

“Kami sangat menyayangkan adanya penurunan anggaran DIPA sebesar Rp68,5 miliar. Kami memandang penurunan ini tidak sejalan dengan komitmen pemerintah,” ujar Ina.

Menurutnya, perlindungan perempuan dan anak merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.

Kekurangan anggaran, lanjut Ina, dapat berdampak langsung pada kualitas layanan bagi korban kekerasan, baik dari sisi pendampingan, pemulihan, maupun pencegahan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:44 WIB

Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru