Berita  

Presiden Rusia Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra

Jatengvox.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto terkait bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatra.

Ucapan ini disampaikan melalui pernyataan tertulis pada Minggu (30/11/2025), di tengah upaya penanganan darurat yang terus dilakukan di wilayah terdampak.

Dalam pernyataannya, Presiden Putin menekankan rasa duka cita mendalam bagi para korban yang kehilangan nyawa dan kerabat mereka.

“Terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya banyak korban jiwa dan kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara Pulau Sumatra,” ujar Putin.

Baca juga:  VC Ratio Jalan Tol Trans Jawa Terkendali, Jasa Marga Catat Pergerakan Kembali ke Jakarta Sudah Mencapai 86 Persen

Ia berharap wilayah terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menambahkan bahwa ucapan belasungkawa ini muncul karena keprihatinan yang mendalam terhadap korban dan keluarga yang terdampak.

“Kami sungguh-sungguh berdoa dan memikirkan mereka yang kehilangan keluarga atau menderita akibat bencana ini. Kami berdiri bersama rakyat Indonesia, khususnya rakyat Sumatra,” kata Dubes Sergei saat ditemui di Jakarta.

Meski telah menyampaikan belasungkawa, Dubes Sergei menegaskan bahwa pemerintah Rusia belum menyalurkan bantuan langsung ke wilayah terdampak.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Ibu-ibu PKK Sulap Lahan Dusun Jadi Kebun TOGA Apotek Hidup

Menurutnya, prosedur di Rusia mewajibkan adanya permintaan resmi dari pihak Indonesia sebelum bantuan dikirim.

“Jika ada permintaan resmi, kami siap mengirim tim penyelamat atau bantuan logistik. Saat ini, kami masih menunggu permintaan tersebut,” jelasnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Minggu malam (30/11/2025), korban jiwa akibat bencana di Sumatra Utara mencapai 217 orang, dengan 209 lainnya masih hilang.

Di Aceh, 96 orang meninggal dan 75 lainnya dilaporkan hilang. Sementara itu, di Sumatra Barat, jumlah korban tewas mencapai 129 orang, dan 118 lainnya masih dalam pencarian.

Baca juga:  Malaysia Siapkan Aturan Baru! Medsos Bakal Diblokir untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun Mulai 2026

Banjir dan longsor yang melanda Sumatra terjadi setelah hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari, menyebabkan sungai meluap, jalan terputus, dan ribuan rumah terdampak.

Pemerintah terus melakukan evakuasi serta distribusi bantuan darurat untuk warga yang terdampak, sementara tim SAR bersiaga untuk mengevakuasi korban yang masih hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *