Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengadakan Kunjungan ke Rumah Produksi Bolu Tiwul sebagai Oleh-Oleh Khas Daerah Kalikesek

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Sebagai bagian dari program pemberdayaan UMKM, mahasiswa KKN UIN Walisongo melakukan kunjungan ke rumah produksi bolu tiwul yang berlokasi di Dusun Kalikesek, Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan pada Sabtu, 22 November 2025.

Kegiatan ini menjadi bentuk silaturahmi antara tim KKN Desa Sriwulan dengan pelaku UMKM setempat.

Harapannya, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif, termasuk dukungan dalam memperluas pemasaran produk inovasi lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa dipersilakan untuk mengeksplorasi seluruh aktivitas produksi bolu tiwul.

Baca juga:  Wujudkan UMKM Digital Desa Ngareanak, KKN UIN Walisongo Buatkan QRIS dan Lokasi G-Maps

Proses yang diamati meliputi persiapan bahan baku, pembuatan adonan, pematangan bolu, hingga proses pengemasan yang tepat agar produk siap dijual kepada khalayak umum.

Bolu tiwul ini juga menjadi salah satu jajanan yang dijual di kawasan wisata alam Kalikesek.

“Kalau ukuran kecil harganya 6 ribu rupiah, kalau yang besar sekitar 14 ribu rupiah. Tapi kalau jajanan ini masuk di toko oleh-oleh di area Kalikesek, kami harus membayar kontribusi semacam pajak per pcs-nya 150 rupiah saja, Mbak,” ujar Bu Maya selaku pemilik rumah produksi.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Semarang Posko 6 Kelurahan Bandungan Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Bandungan

Rumah produksi bolu tiwul menyediakan tiga varian rasa, yaitu original, pandan, dan nangka.

“Untuk produk best seller ada di rasa pandan, karena dari segi warna juga menarik—hijau dipadukan dengan parutan kelapa dan gula aren asli, sehingga menciptakan rasa yang legit dan pas,” ungkap salah satu karyawan.

Jajanan ini berawal dari percobaan membuat menu baru. Tanpa diduga, banyak yang menyukai cita rasa bolu tiwul, hingga kini rumah produksi mampu menghasilkan hingga 1.000 porsi setiap harinya.

Penulis : Laili Hidayatun Wafiroh

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru