Berita  

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di SD Negeri Jawisari

Jatengvox.com – Di tengah maraknnya berita-berita yang melibatkan pelecehan seksual, terutama pada anak usia dini menjadi fenomena buruk yang semakin marak dan mengkhawatirkan.

Dampak dari Pelecehan Seksual tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat berpengaruh pada sikap psikologis anak yang menjadi korban pelecehan.

Menyikapi kondisi ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang mengadakan sosialisasi bertajuk “Ayo Lindungi Diri! Kenali dan Cegah Pelecehan Seksual” pada Sabtu, 15 November 2025 di Aula SD Negeri Jawisari. Sosialisasi ini di ikuti oleh siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 SD Negeri Jawisari.

Baca juga:  Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

Kegiatan ini merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan aman bagi generasi muda terkhusunya anak-anak usia dini.

Mengusung slogan “Ayo Lindungi Diri! Kenali dan Cegah Pelecehan Seksual” sosialisasi ini diikuti dengan antausias oleh siswa siswi, mereka menyimak materi dengan antausias dan aktif bertanya dalam sesi tanya jawab.

Saat sesi materi siswa di ajak untuk berani menyuarakan dan bercerita apabila mendapat perlakuan yang tidak pantas. Pada saat materi siswa juga di jelaskan bagian-bagian mana saja yang tidak boleh di pegang. 

Baca juga:  Polres Demak Jalin Keakraban dengan Paguyuban Ojol, Sopir Truk, dan Buruh: Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para siswa dengan antausias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman cerita melalui potongan selembar kertas merah dan hijau pada saat sesi akhir penutupan.

Dengan hal tersebut diharapkan siswa berani bercerita kepada orang dewasa apabila mendapatkan perlakuan pelecehan seksual.

Salah satu peserta, Afiq siswa kelas 6 SD bertaya “apakah emosional itu berpengaruh terhadap sikap pelecehan seksual?”, Adapun siswa yang mengungkapkan bahwa mereka menjadi lebih paham tentang apa saja yang termasuk pelecehan seksual.

Kegiatan ini mendapat respo positif dari seluruh peserta dan pihak sekolah. Harapannya sosialisasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjadikan generasi muda yang sehat, sejahtera, dan bermatabat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPGRIS Latih Siswa SDN Diwak Menari untuk Menumbuhkan Kreativitas dan Percaya Diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *