Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Teknik Pembuatan Sabun Zero Waste di Desa Karangmanggis

waktu baca 2 menit
Sabtu, 15 Nov 2025 19:54 22 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Walisongo Semarang berhasil membawa inovasi pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan praktik pembuatan sabun dari minyak jelantah.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 15 November 2025 ini merupakan bagian dari program zero waste yang menargetkan kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Karangmanggis.

Sebanyak 15 Ibu-Ibu PKK Desa Karangmanggis tampak antusias mengikuti sosialisasi dan praktik yang diadakan di salah satu rumah warga.

Baca juga:  WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp395,10 miliar pada Triwulan I/2026

Kegiatan ini berfokus pada pemberian solusi nyata terhadap masalah lingkungan yang sering terjadi di tingkat rumah tangga, yaitu pembuangan limbah minyak jelantah.

Mahasiswa KKN UIN Walisongo memulai sesi dengan menjelaskan secara lugas dampak buruk pembuangan minyak jelantah secara sembarangan.

Pembuangan limbah sisa penggorengan ke saluran air atau tanah dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius, mulai dari merusak ekosistem air hingga menyumbat saluran pembuangan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Ibu-Ibu PKK Kedungsari Bikin Lilin Aromaterapi

Dari permasalahan tersebut, para mahasiswa kemudian menawarkan solusi kreatif yakni mengubah minyak jelantah menjadi produk bermanfaat berupa sabun .

“Kami tidak hanya ingin menyampaikan teori, tetapi langsung praktik agar ibu-ibu lebih mudah dalam memahami dalam proses pembuuatannya,” ujar Mahasiswa.

Dalam sesi praktik, minyak jelantah diolah dengan menggunakan bahan kimia yang mudah didapatkan.

Prosesnya melibatkan pencampuran minyak jelantah dengan larutan Kalium Hidroksida (KOH) dan air, kemudian ditambahkan perasan jeruk nipis sebagai penetralisir sekaligus pewangi alami.

“Minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah, ternyata bisa kita olah menjadi sabun yang lebih bermanfaat,” ujar ibu PKK.

Baca juga:  Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Gerakkan Kesadaran Merawat Alam

PIbu-Ibu PKK didampingi dalam setiap tahap pembuatan, mulai dari pengukuran bahan hingga proses pengadukan. Diharapkan, keterampilan baru ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha mikro dan menengah (UMKM) bagi warga desa.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari perwakilan PKK. Mereka berharap program ini dapat berlanjut dan menjadi langkah awal bagi Desa Karangmanggis untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan ekonomi masyarakat yang lebih berdaya.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA