Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 01 Kunjungi UMKM Kopi Petir di Dusun Kaliereng Desa Cening

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Posko 01 Desa Cening, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, melakukan kunjungan dan wawancara langsung ke UMKM Kopi Petir pada Sabtu, 15 November 2025.

Kunjungan yang bertempat di Dusun Kaliereng tersebut bertujuan untuk menggali potensi produk lokal serta memberikan dukungan pengembangan usaha mikro di wilayah penempatan KKN.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN diterima langsung oleh Sutresno, pemilik sekaligus pengolah Kopi Petir. Ia menjelaskan asal-usul nama “Kopi Petir” yang ternyata memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi bagi masyarakat setempat.

Baca juga:  Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib Mulai 2027, Pemerintah Siapkan Generasi Kompetitif Global

“Nama Kopi Petir berasal dari tokoh masyarakat Dusun Kaliereng yang bergelar Mbah G. Ageng Wironolo Petir. Beliau adalah sosok yang sangat disegani di sini,” ujarnya.

Kopi Petir sendiri diproduksi murni tanpa campuran bahan apapun. Varian yang ditawarkan terdiri dari tiga jenis utama:

– Robusta

– Excelsa

– Mixed Blend (perpaduan Robusta dan Excelsa dengan rasio 2:1)

“Usaha ini baru saya jalankan selama 2 tahun, jadi masih sangat pemula. Masih banyak yang harus dipelajari, baik dari segi pengolahan, pemasaran, maupun pengemasan,” tambah Sutresno.

Baca juga:  Wujudkan Kenyamanan Beribadah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersihkan Masjid Baitul Muttaqin

Beliau juga menyampaikan harapannya agar mendapat dukungan lebih intensif dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten, khususnya dalam bidang perkebunan kopi dan pengembangan UMKM.

Saat ini, Kopi Petir dijual dalam kemasan praktis mulai dari 100 gram, 150 gram, 200 gram, hingga maksimal 250 gram, sehingga mudah dijangkau konsumen individu maupun reseller.

Koordinator KKN Posko 01 Desa cening menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memetakan potensi ekonomi desa, sekaligus merancang program Pembuatan logo kemasan UMKM selama masa KKN berlangsung.

Baca juga:  Penutupan KKN Mahasiswa di Kelurahan Kaligawe Susukan Berlangsung Hangat dan Penuh Kebersamaan

Kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata sederhana sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan informasi dari pelaku UMKM Kopi Petir.

Dengan semangat “dari desa untuk Indonesia”, mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 01 berkomitmen terus mendampingi pelaku usaha lokal agar semakin berdaya dan dikenal luas di pasaran.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru