KKN POSKO 18 UIN Walisongo Semarang Gerakkan Revolusi Hijau di Desa Blimbing Lewat Penanaman TOGA

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) POSKO 18 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan penanaman TOGA di Desa Blimbing, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada Rabu, 19 November 2025.

Kegiatan yang melibatkan seluruh mahasiswa KKN ini mendapat dukungan penuh dari pihak desa, khususnya Kepala Desa Blimbing, Sutrisno.

Penanaman dilakukan secara merata dengan berbagai jenis tanaman obat yang memiliki beragam khasiat, seperti jahe, serai, lidah buaya, kencur, kunyit, sirih, dan daun mint, yang ditanam di Balai Desa Blimbing.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Pemasangan Reflektor Jalan di Desa Kedungboto

Menurut Sutrisno, Kepala Desa Blimbing, kegiatan ini sangat penting dan membawa banyak manfaat bagi masyarakat.

“Penanaman TOGA ini bukan hanya memperindah lingkungan desa, tetapi juga memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan tanaman obat yang alami dan sehat. Ini upaya nyata kita untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan cara yang sederhana dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Sutrisno juga menyampaikan dukungan atas antusiasme mahasiswa KKN yang terlibat.

“Kami sangat menghargai semangat dan partisipasi aktif seluruh mahasiswa KKN yang telah melaksanakan penanaman TOGA ini, sebagai langkah awal yang positif dalam mendukung kesehatan dan kemandirian masyarakat Desa Blimbing,” ujarnya.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Menabung di SD N 2 Mlilir

Selain itu, salah satu mahasiswa KKN POSKO 18, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Blimbing.

“Kami berharap lewat program ini, warga dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan dengan memanfaatkan tanaman obat yang tersedia di sekitar. Semoga keberlanjutan taman TOGA ini bisa dijaga sebagai warisan kearifan lokal yang bermanfaat bagi generasi yang akan datang,” tuturnya dengan semangat.

Program ini menjadi bukti sinergi positif antara akademisi dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang sehat dan mandiri melalui pemanfaatan kearifan lokal dan tanaman herbal.

Baca juga:  Resmi! Tunjangan Profesi Guru November 2025 Mulai Dicairkan, Berikut Cara Cek InfoGTK agar Dana Tidak Nyasar

Dengan adanya penanaman TOGA, Desa Blimbing diharapkan mampu menjadi desa mandiri herbal yang tidak hanya menjaga kesehatan warganya, tetapi juga melestarikan budaya penggunaan tanaman obat tradisional.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai
Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:02 WIB

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Berita Terbaru