Berita  

Nyamankan Ruang Publik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bangun Taman Toga

Desa Ngareanak
Mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 08 UIN Walisongo bersama Ketua PKK Desa Ngareanak melakukan kegiatan penanaman toga di Halaman Balai Desa Ngareanak, Minggu (16 November 2025)

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 85 Posko 08 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, mengadakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) bersama ibu PKK di Halaman Balai Desa Ngareanak pada Minggu, 16 November 2025.

Kegiatan Penanaman Toga dilakukan selain untuk memberikan nuansa asri juga sebagai kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Yunny Agung mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Tim KKN UIN Walisongo selaras dengan program kerja PKK terkait kelestarian lingkungan hidup.

“Kegiatan seperti ini kalau di PKK masuk pada program Kelestarian Lingkungan Hidup,” ucapnya.

Baca juga:  Antisipasi Lonjakan Trafik Digital Sepanjang Idulfitri, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasiona

Dirinya juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Tim KKN UIN Walisongo dalam menghidupkan ruang publik.

“Saya berterima kasih atas inisiatif dan ide dari mahasiswa-mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang,” tuturnya.

Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan (Kesling) KKN Posko 8 UIN Walisongo, Sofi Aisyah mengatakan bahwa kegiatan penanaman Toga dan pembuatan taman di Balai Desa untuk menghadirkan suasana asri dan nyaman.

“Kegiatan penanaman toga dan pembuatan taman di Balai Desa menjadi langkah kecil yang diharapkan dapat menghadirkan suasana lebih asri dan nyaman bagi warga,” katanya.

Baca juga:  Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Pasalnya, lanjut Sofi, kegiatan tersebut sebagai upaya Tim KKN UIN Walisongo mendorong kepedulian masyarakat.

“Dilihat dari segi kesehatan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi nyata antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam mempercantik ruang publik serta mendorong kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *