Dua Korban Longsor Kembali Ditemukan di Pandanarum Banjarnegara, Pencarian Terkendala Hujan Deras

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Proses pencarian korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, kembali membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah tambahan pada Jumat (21/11/2025) sore, setelah sejak pagi melakukan penyisiran di beberapa titik yang diperkirakan menjadi lokasi tertimbunnya warga.

Kedua korban yang ditemukan adalah seorang perempuan dewasa dan seorang anak laki-laki. Identitas keduanya telah dipastikan sebagai Susanti dan Jonathan Prayoga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa dua jenazah tersebut berhasil dievakuasi dari Sektor C, area yang sejak awal diyakini sebagai salah satu titik terdalam material longsor.

Baca juga:  Bazar UMKM Kendal 2025 di Stadion Utama, Dorong UMKM Naik Kelas

“Ditemukan pada Jumat sore di Sektor C,” katanya saat memberikan keterangan.

Pencarian hari itu berlangsung penuh tantangan. Hujan yang turun berkali-kali memaksa petugas menghentikan operasi karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. Kondisi tanah yang labil membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Untuk mempercepat pembukaan akses dan memperluas area pencarian, tim mengoperasikan 17 unit alat berat. Upaya ini diharapkan dapat membantu menyingkirkan material tanah dan batu yang menimbun permukiman warga.

Budiono menyebutkan, operasi pencarian pada Sabtu (22/11) akan difokuskan kembali ke Sektor A dan C, dua titik yang dinilai masih memiliki potensi kuat ditemukannya korban lain.

Baca juga:  PW Salimah Jateng Gelar Pelatihan MSI, Kehumasan, dan UMKM untuk Tingkatkan Kapasitas Pengurus

Hingga Jumat malam, total 12 korban telah ditemukan dan dievakuasi. Sementara 16 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Longsor di Desa Pandanarum terjadi pada Minggu (16/11) setelah hujan deras mengguyur kawasan perbukitan selama berjam-jam. Material longsoran turun dengan volume besar, menimbun rumah-rumah warga yang berada di bawah tebing.

Peristiwa ini membuat puluhan keluarga harus mengungsi, sementara tim gabungan dari berbagai instansi bekerja tanpa henti sejak hari pertama untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Editor : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pariwisata Jimbaran Bali: Tren Wisata, Kuliner Laut, dan Perkembangan Akomodasi di Selatan Pulau Dewata
Lomba Vlog Hari Jadi ke-455 Banjarnegara Dibuka, Ajak Kreator Promosikan Wisata dan Budaya Lokal
Jelang Lebaran 2026, Gubernur Jateng Cek Harga Sembako di Pasar Gondang Sragen
Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Banjarnegara Tuntas, 36 Rumah Baru Resmi Dihuni
175 KK Terdampak Tanah Gerak di Sirampog Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Huntara dan Relokasi Aman
Layanan NIB Gratis di Kecamatan Toroh Grobogan Disambut Antusias Pelaku UMKM
Zulhas Tinjau SPPG di Banjarnegara, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Siap Menjangkau Masyarakat
Boyolali Dipilih untuk Investasi Air Minum Asal China Senilai Rp160 Miliar

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 20:56 WIB

Pariwisata Jimbaran Bali: Tren Wisata, Kuliner Laut, dan Perkembangan Akomodasi di Selatan Pulau Dewata

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:59 WIB

Lomba Vlog Hari Jadi ke-455 Banjarnegara Dibuka, Ajak Kreator Promosikan Wisata dan Budaya Lokal

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:15 WIB

Jelang Lebaran 2026, Gubernur Jateng Cek Harga Sembako di Pasar Gondang Sragen

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:21 WIB

Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Banjarnegara Tuntas, 36 Rumah Baru Resmi Dihuni

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:16 WIB

175 KK Terdampak Tanah Gerak di Sirampog Brebes, Pemprov Jateng Siapkan Huntara dan Relokasi Aman

Berita Terbaru