Berita  

KKN Reguler Angkatan 85 UIN Walisongo Semarang Dukung UMKM Lokal Melalui Kegiatan Pemasangan Banner UMKM di Desa Banjarejo

Jatengvox.com – KKN Reguler Angkatan 85 UIN Walisongo Semarang melakukan pemasangan banner UMKM keripik pada Minggu, 16 November 2025.

Kegiatan pemasangan banner ini merupakan bagian dari program penguatan promosi usaha lokal oleh mahasiswa KKN.

Banner dipasang pada titik strategis agar mudah dilihat oleh Masyarakat luas.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya tarik dan jangkauan pemasaran produk keripik di Desa Banjarejo.

Seluruh proses pemasangan dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai perencanaan.

Pemasangan banner tersebut menjadi salah satu dukungan nyata bagi perkembangan UMKM desa.

Baca juga:  Cara Dapat KUR BNI 2025: Pinjaman Modal Usaha dengan Proses Cepat dan Mudah

Mahasiswa KKN berharap sederhana ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan penjualan.

Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap potensi usaha lokal. Selain itu, kolaborasi ini memperlihatkan pentingnya peran mahasiswa dalam pemberdayaan ekonomi desa.

Manfaat kegiatan tersebut diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Mbah Ngariyatun selaku pelaku usaha UMKM keripik menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN.

Beliau berkata, “Saya sangat terbantu dengan adanya banner ini, semoga usaha keripik saya semakin dikenal masyarakat luas.”

Ucapan tersebut menunjukkan harapan besar beliau terhadap perkembangan usahanya. Kehadiran mahasiswa KKN juga membuat beliau merasa optimis.

Baca juga:  Digitalisasi UMKM oleh KKN UIN Walisongo Semarang di Desa Lanji

Pernyataan ini menegaskan pentingnya promosi visual bagi UMKM kecil.

Dokumentasi pemasangan banner ini menjadi bukti terlaksananya kegiatan penguatan promosi UMKM di Desa Banjarejo.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen mahasiswa dalam mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan branding produk.

Banner yang terpasang dengan baik dapat membantu memperjelas identitas usaha dan menarik perhatian masyarakat.

Melalui kegiatan ini, peluang pemasaran bagi produk lokal diharapkan semakin terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *