Menag Dorong Pesantren Kembangkan Kecerdasan Kontemplasi untuk Cetak Santri Tangguh

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pesantren kembali meneguhkan perannya sebagai pusat pendidikan karakter di Indonesia. Saat membuka Expo Kemandirian Pesantren bertema “Seribu Santri untuk Negeri” di kampus UIN Imam Bonjol Padang, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya membangun kecerdasan kontemplasi di kalangan santri—sebuah konsep yang menekankan kemampuan mengolah emosi, memperdalam spiritualitas, dan menyeimbangkan nalar intelektual dengan ketenangan batin.

Dalam sambutannya, Menag menjelaskan bahwa kecerdasan intelektual yang tinggi belum cukup untuk menghadapi kompleksitas zaman.

Dunia pendidikan pesantren, menurutnya, perlu melahirkan generasi yang tidak hanya terampil berpikir, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

“Santri yang cerdas secara intelektual belum cukup. Ia harus mampu mengolah emosinya dengan baik dan memiliki kedalaman spiritual yang kuat. Inilah kecerdasan kontemplasi, dan pesantren adalah tempat terbaik untuk menanamkannya,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan tersebut akan menjadi modal besar para santri dalam menapaki masa depan, terutama ketika mereka memasuki ruang-ruang pengabdian publik.

Dalam suasana yang lebih cair, Menag juga menyampaikan optimisme bahwa generasi santri kini semakin percaya diri dan terbuka pada berbagai peluang.

Ia bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa suatu saat jabatan Menteri Agama akan diisi oleh seorang santri.

Baca juga:  Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

Dengan nada berseloroh namun penuh keyakinan, ia berkata,

“Saya yakin di antara kalian ada yang akan menjadi Menteri Agama berikutnya. Bahkan sangat mungkin menggantikan saya. Jadi, siapkan diri kalian dari sekarang.”

Pernyataan tersebut disambut antusias para peserta, menegaskan bahwa pendidikan pesantren kini memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sekadar penguatan ilmu keagamaan.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menag sekaligus dukungan Kementerian Agama terhadap perkembangan pesantren.

Menurutnya, expo ini menjadi ajang penting untuk menunjukkan bahwa santri mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Baca juga:  Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme

“Expo Kemandirian Pesantren adalah ruang pembuktian bahwa santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga kreatif, inovatif, dan siap menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Selama dua hari penyelenggaraan, expo menampilkan keragaman karya pesantren: mulai dari kerajinan tangan, produk kuliner, desain kreatif, hingga berbagai perlombaan antar pesantren.

Acara ini tidak hanya memperlihatkan kreativitas, tetapi juga membuka peluang jejaring dan kolaborasi

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:03 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Berita Terbaru