Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM: Buatkan QRIS GoPay dalam Sehari

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 12 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan pendampingan digitalisasi keuangan dengan membuatkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi salah satu pelaku UMKM di Dusun Krajan, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Senin, 10 November 2025.

Kegiatan ini dilakukan di salah satu warung milik warga setempat yang menjadi mitra dalam program pemberdayaan ekonomi digital.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu proses pendaftaran dan pembuatan akun GoPay Merchant, yang selanjutnya digunakan untuk menghasilkan kode QRIS agar pelaku usaha dapat menerima pembayaran secara non-tunai.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 33 UIN Walisongo Semarang Ajak Santri Pagertoyo Giat Belajar Agama

Proses pembuatan QRIS dilakukan dalam satu hari, dimulai dengan pengumpulan data usaha seperti nama toko, nomor ponsel, serta rekening bank yang akan digunakan untuk penarikan saldo.

Setelah itu, mahasiswa mendampingi pemilik usaha mengunggah dokumen ke platform GoPay Merchant dan melakukan verifikasi data.

Setelah proses verifikasi selesai, kode QRIS berhasil dibuat dan langsung dicetak serta diserahkan kepada pemilik usaha.

QRIS tersebut siap digunakan untuk transaksi digital, sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai dompet digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan ShopeePay.

Baca juga:  Kenalkan Bahaya Api, Damkar Kab. Semarang dan Mahasiswa KKN Posko 134 Gelar Edukasi di MIN 3 Semarang

Salah satu mahasiswa Posko 12 menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan kemajuan teknologi keuangan dan mendorong masyarakat agar lebih melek digital.

Melalui penggunaan QRIS, transaksi diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien tanpa harus mengandalkan uang tunai.

Pemilik warung mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah membantu membuatkan QRIS karena kini pembeli dapat membayar tanpa perlu menyiapkan uang kembalian, terutama di saat transaksi ramai.

Baca juga:  Jejak Sejarah Transmigrasi Jawa Tengah di Lampung, Ahmad Luthfi Sambangi Desa Bagelen

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UIN Walisongo untuk mendukung digitalisasi ekonomi desa dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan modern.

Dengan tersedianya QRIS di berbagai UMKM lokal, diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di tingkat desa.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru