Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM: Buatkan QRIS GoPay dalam Sehari

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Nov 2025 18:16 27 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 12 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan pendampingan digitalisasi keuangan dengan membuatkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi salah satu pelaku UMKM di Dusun Krajan, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Senin, 10 November 2025.

Kegiatan ini dilakukan di salah satu warung milik warga setempat yang menjadi mitra dalam program pemberdayaan ekonomi digital.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu proses pendaftaran dan pembuatan akun GoPay Merchant, yang selanjutnya digunakan untuk menghasilkan kode QRIS agar pelaku usaha dapat menerima pembayaran secara non-tunai.

Baca juga:  Jawa Tengah Mantapkan Langkah Menuju Smart Province, Dorong Kolaborasi untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Proses pembuatan QRIS dilakukan dalam satu hari, dimulai dengan pengumpulan data usaha seperti nama toko, nomor ponsel, serta rekening bank yang akan digunakan untuk penarikan saldo.

Setelah itu, mahasiswa mendampingi pemilik usaha mengunggah dokumen ke platform GoPay Merchant dan melakukan verifikasi data.

Setelah proses verifikasi selesai, kode QRIS berhasil dibuat dan langsung dicetak serta diserahkan kepada pemilik usaha.

QRIS tersebut siap digunakan untuk transaksi digital, sehingga pelanggan dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai dompet digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan ShopeePay.

Baca juga:  Indonesia Siapkan Fondasi Kuat untuk Adopsi AI, Fokus pada Talenta Digital dan Infrastruktur

Salah satu mahasiswa Posko 12 menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan kemajuan teknologi keuangan dan mendorong masyarakat agar lebih melek digital.

Melalui penggunaan QRIS, transaksi diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien tanpa harus mengandalkan uang tunai.

Pemilik warung mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah membantu membuatkan QRIS karena kini pembeli dapat membayar tanpa perlu menyiapkan uang kembalian, terutama di saat transaksi ramai.

Baca juga:  Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UIN Walisongo untuk mendukung digitalisasi ekonomi desa dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan modern.

Dengan tersedianya QRIS di berbagai UMKM lokal, diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di tingkat desa.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA