Berita  

Mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Adakan Kegiatan PMT dan Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu Desa Sriwulan

PMT

Jatengvox.com – Dalam rangka meningkatkan kesehatan balita dan ibu hamil di wilayah Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Semarang Posko 34 melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Desa Sriwulan.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 anak balita dan 1 ibu hamil. Tujuannya untuk memberikan asupan gizi tambahan serta memantau tumbuh kembang anak-anak desa agar tetap sehat dan terhindar dari risiko gizi buruk.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan beberapa pemeriksaan rutin oleh kader posyandu yang dibantu oleh mahasiswa KKN. Pemeriksaan meliputi:

Baca juga:  Kepala Desa Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Gubernur Jateng, dari Bankeu hingga Relokasi Puskesmas

Untuk anak-anak:

  1. Pengukuran tinggi badan (TB)

  2. Pengukuran berat badan (BB)

  3. Pengukuran lingkar kepala

  4. Pengukuran lingkar lengan

Untuk ibu hamil:

  1. Pengukuran lingkar perut

  2. Pengukuran lingkar lengan

  3. Penimbangan berat badan (BB)

  4. Pengukuran tinggi badan (TB)

  5. Pemeriksaan tekanan darah (tensi)

Setelah pemeriksaan, para peserta diberikan makanan tambahan bergizi berupa bubur kacang hijau, telur rebus, dan buah potong. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan ini, sementara ibu-ibu kader posyandu berperan aktif membantu jalannya kegiatan.

Dalam wawancaranya, Bidan Desa Sriwulan, Devi, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN atas partisipasinya dalam kegiatan posyandu.

Baca juga:  Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman pada 5 April 2026

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo yang sudah ikut membantu kegiatan posyandu hari ini. Kegiatan seperti PMT ini sangat penting untuk menjaga tumbuh kembang anak-anak dan memantau kesehatan ibu hamil. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Devi.

Selain itu, mahasiswa KKN juga berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan tenaga kesehatan desa serta meningkatkan kesadaran pentingnya gizi seimbang sejak dini.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pembagian makanan tambahan kepada seluruh peserta. Suasana keakraban antara mahasiswa, kader posyandu, dan warga terasa hangat, menandakan keberhasilan kegiatan ini sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Baca juga:  Mulai Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *