GoTo Cetak Laba Pertama Kali di Kuartal III 2025, Kinerja Melonjak Didukung Efisiensi dan Teknologi AI

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, ekosistem digital terbesar di Indonesia, berhasil mencetak tonggak sejarah baru pada kuartal ketiga tahun 2025.

Untuk pertama kalinya, perusahaan membukukan laba sebelum pajak yang disesuaikan, menandai perubahan arah menuju profitabilitas berkelanjutan.

Dalam laporan resmi yang dirilis pada Rabu (29/10), GoTo melaporkan laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar Rp62 miliar, meningkat tajam sebesar Rp728 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil positif ini membuat perusahaan menaikkan panduan kinerja untuk sepanjang tahun 2025.

Dari sisi kinerja bisnis, Gross Transaction Value (GTV) inti Grup GoTo mencapai Rp102,8 triliun, tumbuh 43% secara tahunan (YoY). Sementara total GTV grup mencapai Rp176 triliun, naik 28% YoY.

Baca juga:  Kemkomdigi Catat Kenaikan Indeks Digital Nasional, Tanda Masyarakat Kian Melek Teknologi

Pendapatan bersih juga mencatat peningkatan signifikan sebesar 21% YoY menjadi Rp4,7 triliun, didorong oleh kinerja positif di seluruh lini bisnis — transportasi, logistik, serta e-commerce Tokopedia.

Adapun pengguna bertransaksi tahunan (ATU) di Indonesia naik 33% menjadi 61,1 juta pengguna, setara dengan sekitar 30% dari populasi dewasa di Indonesia.

Kinerja keuangan GoTo juga semakin solid dengan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp516 miliar, melonjak 239% YoY. EBITDA positif berhasil dipertahankan selama empat kuartal berturut-turut dengan nilai Rp369 miliar.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan manajemen dalam menjalankan strategi efisiensi biaya dan memperkuat fundamental bisnis.

Baca juga:  Micron Naikkan Dividen 30%, Sinyal Optimisme di Tengah Lonjakan Permintaan Chip AI

Tak hanya itu, GoTo juga mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan positif sebesar Rp247 miliar, yang menunjukkan penguatan arus operasional.

Hingga 30 September 2025, posisi kas, setara kas, dan deposito jangka pendek mencapai Rp18 triliun (sekitar US$1,1 miliar), menegaskan kondisi neraca perusahaan yang sehat.

Selain pencapaian finansial, GoTo terus memperluas inisiatif berbasis kecerdasan buatan (AI).

Model Bahasa Besar (Large Language Model/LLM) terbaru perusahaan telah mulai dilatih sepanjang kuartal ketiga.

Model ini diklaim lebih efisien karena membutuhkan GPU lebih sedikit namun mampu mengungguli model sebelumnya yang memiliki 70 miliar parameter.

Baca juga:  Pemerintah Janjikan Pembangunan Hunian Bagi Warga Terdampak Bencana Sumatera

Perusahaan juga memperkenalkan platform AI internal bersama yang memberikan akses terstandarisasi ke GPU, model, dan komponen reusable.

Langkah ini diyakini akan mempercepat proses pengembangan produk dan memangkas biaya dalam jangka panjang.

Penerapan AI dan otomatisasi telah membantu meningkatkan kepuasan pelanggan hingga 6% selama kuartal III, terutama berkat waktu tanggapan yang lebih cepat dan penyelesaian masalah yang lebih efisien.

Selain fokus pada teknologi dan efisiensi, GoTo juga memperkuat komitmennya terhadap prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Berbagai inisiatif keberlanjutan, inklusi digital, serta pengembangan komunitas terus dijalankan untuk menciptakan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026
PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung
Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa
Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz
BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian
Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD
Layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang Jaga Keamanan Barang Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:03 WIB

PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

Rabu, 8 April 2026 - 21:03 WIB

PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Ketahanan Pangan, PTPN I Masuk Bisnis Singkong dan Jagung

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa

Rabu, 8 April 2026 - 17:03 WIB

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Berita Terbaru