Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Perayaan Hari Santri di TPQ Baiturrohim Limbangan

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 35 mengadakan kegiatan perayaan Hari Santri Nasional bersama para santri di TPQ Baiturrohim, Dusun Krajan, Desa Limbangan.

TPQ yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) ini dipimpin oleh Ustazah Istriokhah dan dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kekentalan nilai keilmuan serta tetap mempertahankan tradisi pembelajaran klasik yang diwariskan sejak dahulu.

Kegiatan perayaan dimulai pada Senin sore, 27 Oktober 2025, pukul 16.00 hingga 17.20 WIB. Acara dibuka oleh MC M. Mayalul Amnan yang dengan penuh semangat memandu jalannya kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambutan pertama disampaikan oleh ketua pelaksana, M. Bimantara, yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara.

Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi wadah mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ustazah Istriokhah selaku Kepala TPQ Baiturrohim.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya memperingati Hari Santri sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Baca juga:  Target Pertumbuhan 6 Persen di Awal 2026, Pemerintah Andalkan Belanja Negara Rp 809 Triliun

Beliau juga mengapresiasi semangat mahasiswa KKN yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam bidang pendidikan keagamaan di desa.

Rangkaian pembukaan kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Rizkia Eka, dengan harapan kegiatan berjalan lancar, membawa keberkahan, dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Suasana semakin meriah ketika perlombaan dimulai. Para santri tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti berbagai lomba yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 35.

Jenis perlombaan yang diadakan meliputi mewarnai bangunan islami, mewarnai kaligrafi, praktik salat, serta membuat kaligrafi.

Setiap peserta menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti perlombaan bernuansa islami tersebut.

Perlombaan mewarnai bangunan islami kategori putra dimenangkan oleh Afnon (juara 1), Putra (juara 2), dan Althof Rafif (juara 3).

Untuk kategori putri, juara 1 diraih oleh (nama belum diisi), juara 2 oleh Lita, dan juara 3 oleh Kamila. Pada lomba mewarnai kaligrafi, juara 1 diraih oleh Adiba Shanum, juara 2 oleh Ceisya, dan juara 3 oleh Mikayela.

Baca juga:  Mendagri Soroti Minimnya Anggaran Olahraga di Daerah, Prabowo Tekankan Pentingnya Prestasi Internasional

Pada kategori praktik salat TPQ putra, juara 1 dimenangkan oleh Rafif Ilham, juara 2 oleh Buya Ahmad Gustomi, dan juara 3 oleh M. Nur Fairuz.

Untuk kategori putri, juara 1 diraih oleh Syifa Qolbi Alhusna, juara 2 oleh Febitha Miftahul Nasyifa, dan juara 3 oleh Ainun Fitri Yuliana.

Sementara itu, untuk kategori Ghorib dengan perlombaan membuat kaligrafi, juara 1 dimenangkan oleh Hilya Ajlah Azkya, juara 2 oleh Habibah Diah, dan juara 3 oleh Naqli Riwayatun.

Keceriaan terpancar dari wajah para santri yang tampak bangga menerima hadiah dan penghargaan.

Mahasiswa KKN turut membagikan hadiah berupa alat tulis, buku, dan bingkisan kecil sebagai bentuk apresiasi atas semangat peserta.

Kegiatan berjalan dengan tertib, penuh semangat kebersamaan, serta diiringi suasana kekeluargaan antara mahasiswa dan warga sekitar.

Ustazah Istriokhah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 35 atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan hiburan edukatif bagi para santri, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat keislaman dan kecintaan terhadap TPQ.

Baca juga:  Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

Ia juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilanjutkan pada masa-masa mendatang.

M. Bimantara selaku ketua pelaksana juga mengungkapkan rasa syukurnya karena acara berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari warga.

“Kami senang bisa berkolaborasi dengan TPQ Baiturrohim dalam memperingati Hari Santri. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat belajar dan cinta terhadap agama kepada adik-adik santri,” ujarnya.

Kegiatan perayaan Hari Santri di TPQ Baiturrohim ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.

Selain sebagai ajang memperingati peran santri dalam sejarah Islam Indonesia, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKN, guru, dan warga Desa Limbangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 35 berharap agar para santri dapat terus bersemangat menimba ilmu agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Santri diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran santri sebagai penjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia
Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up
Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%
Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary
Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 13:03 WIB

Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 12:03 WIB

Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

Berita Terbaru