BLT Rp900.000 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Pakai NIK KTP

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp900.000 bagi masyarakat terdampak ekonomi, dimulai Senin, 20 Oktober 2025.

BLT ini diberikan secara bertahap selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember, dengan nominal Rp300.000 per bulan.

Program ini merupakan bagian dari strategi stimulus ekonomi Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial.

Dana BLT ditransfer langsung ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdaftar, sehingga penerima bisa menariknya melalui ATM bank Himbara, termasuk BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, atau mengambil langsung di kantor pos setempat.

Baca juga:  Ancaman Deindustrialisasi Dini Bayangi Ekonomi RI, Target Pertumbuhan 8 Persen Terancam

Siapa yang Berhak Menerima BLT Rp900.000?

BLT Rp900.000 menyasar 35,04 juta keluarga penerima manfaat, atau sekitar 140 juta jiwa jika dihitung rata-rata empat anggota per keluarga. Total nilai BLT tambahan yang disalurkan mencapai Rp31,542 triliun, sehingga total bantuan perlindungan sosial Kemensos pada 2025 menembus Rp110,718 triliun.

Syarat penerima BLT Rp900.000 adalah:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Termasuk desil 1–4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

  • Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, atau Polri

  • Memiliki rekening bank yang ditunjuk pemerintah

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi Gizi Seimbang di MI NU 59 Sendangdawung

Dengan kriteria ini, pemerintah menargetkan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Cara Cek Penerima BLT Pakai NIK KTP

Masyarakat bisa memastikan apakah mereka terdaftar sebagai penerima BLT Rp900.000 melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi:

1. Situs Cek Bansos Kemensos

  • Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id

  • Isi data sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, dan nama lengkap)

  • Masukkan kode verifikasi di layar

  • Klik “Cari Data”

  • Sistem akan menampilkan status penerimaan BLT beserta periode penyaluran

2. Aplikasi Cek Bansos Kemensos

  • Unduh aplikasi dari Play Store atau App Store

  • Pilih menu “Cek Bansos”

  • Masukkan data sesuai KTP dan ikuti verifikasi keamanan

  • Tekan tombol “Cari Data” untuk melihat hasil

Baca juga:  Dukungan Besar Menag Nasaruddin untuk Hibah Tanah Pembangunan Pesantren dan Kampus B IAIN Kendari

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan (BLT), dan status penyaluran.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru