Bunda PAUD Jateng Jajaki Kerja Sama dengan UNS untuk Wujudkan Pendidikan Anak Usia Dini yang Merata dan Berkualitas

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Kali ini, ia menyambangi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk menjajaki peluang kerja sama pengembangan PAUD di Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Irwan Trinugroho, di Ruang Sidang Tower Ki Hajar Dewantara, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, membahas berbagai isu strategis seputar peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak merumuskan sejumlah potensi kerja sama yang bisa dikolaborasikan.

Mulai dari peningkatan kompetensi dan pemberian beasiswa bagi guru PAUD, pendampingan akreditasi lembaga PAUD, pembentukan satuan PAUD baru, hingga pelaksanaan program percontohan (piloting) PAUD Emas.

Baca juga:  Belajar Seni Batik, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Buat Motif Logo Posko dan Kampus di Sanggar Batik Linggo

Tak hanya itu, UNS juga diharapkan berperan dalam penyusunan modul pembelajaran PAUD Emas, penempatan mahasiswa KKN dan PLP untuk mengajar di PAUD, serta pendampingan revitalisasi PAUD di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Menurut Nawal, kerja sama ini sangat penting untuk mendorong terwujudnya PAUD holistik integratif yang tidak hanya merata secara akses, tapi juga berkualitas dan berkeadilan.

“Berdasarkan data BPS, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Jateng tahun 2024 baru mencapai 47,65 persen. Ini berarti masih banyak anak usia dini yang belum mendapatkan layanan pendidikan yang layak. Dengan pendampingan dari UNS, kami berharap kesenjangan ini bisa dikurangi,” tutur Nawal.

Bunda PAUD Jateng juga menyoroti beberapa program unggulan yang saat ini tengah dijalankan, seperti PAUD Emas (PAUD Berbasis Masyarakat), Jateng Sayang PAUD (Jateng Semangat Nyokong PAUD), Sedulor PAUD (Siji Deso Loro PAUD), serta Cerito lan Dolanan Karo Bapak (Cilukba).

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Dusun Jingkol

Melalui dukungan akademik dan riset dari UNS, diharapkan seluruh program tersebut bisa dijalankan lebih efektif dan berdampak nyata di lapangan.

“Kami ingin memastikan setiap anak usia dini mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan tumbuh optimal,” kata Nawal.

Ia menegaskan, inisiatif ini sejalan dengan visi “Ngopeni Nglakoni” yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Slogan yang diusung Bunda PAUD Jateng pun mencerminkan semangat yang sama: Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Pra Sekolah.

Sementara itu, Wakil Rektor UNS, Irwan Trinugroho, menyambut baik langkah sinergi ini.

Baca juga:  Menko PM Ajak Kemensos dan Dinas Pendidikan Wujudkan Akses Setara bagi Anak Disabilitas

Ia menegaskan bahwa UNS memiliki sumber daya manusia dan kapasitas akademik yang siap diberdayakan untuk meningkatkan mutu PAUD di Jawa Tengah.

“UNS siap mendampingi dalam penyusunan modul, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas guru, dan penempatan mahasiswa untuk belajar dan mengajar langsung di PAUD. Kami ingin kontribusi kampus terasa nyata, bukan hanya di atas kertas,” ujar Irwan.

Irwan menambahkan, kolaborasi ini juga sejalan dengan misi UNS untuk menjadi kampus yang berperan aktif dalam pembangunan wilayah, bukan sekadar “menara gading”.

Sebagai tindak lanjut, Bunda PAUD Jateng dan pihak UNS akan segera menyusun draft nota kesepahaman (MoU) sebelum penandatanganan resmi dilakukan. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kerja sama berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga penggerak PAUD di daerah.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menteri Ekraf Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional
Jangan Sampai Terlewat! Segera Cek Nama Anda di DTKS untuk Pencairan PKH Januari 2026
Intip Besaran Pendapatan PPPK Paruh Waktu 2026 Berdasarkan Kemampuan Fiskal Daerah
Alih Fungsi Sawah Diperketat, Jawa Tengah Pasang Target Besar Pangan 2026
Menko Pangan Pastikan SPPG Gatan 2 Purbalingga Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Wujudkan Lingkungan Mandiri Lewat Kerja Bakti, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 26 Bangun Taman TOGA di RW 05 Kelurahan Palebon
Lonjakan Aduan WNI Korban Online Scam di Kamboja Capai 2.117 Kasus, KBRI Kebanjiran Laporan
Beasiswa S2 Double Degree Kemenag–Australia Dibuka, Kuliah di UIN Surabaya dan University of Canberra

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:16 WIB

Menteri Ekraf Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:39 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Segera Cek Nama Anda di DTKS untuk Pencairan PKH Januari 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:45 WIB

Intip Besaran Pendapatan PPPK Paruh Waktu 2026 Berdasarkan Kemampuan Fiskal Daerah

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:43 WIB

Alih Fungsi Sawah Diperketat, Jawa Tengah Pasang Target Besar Pangan 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:14 WIB

Menko Pangan Pastikan SPPG Gatan 2 Purbalingga Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru