Internet Gratis di Desa Wisata Balerante, Langkah Nyata Wujudkan Ekonomi Digital Jawa Tengah

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, mengatakan pemasangan internet gratis ini merupakan bagian dari program besar pemerintah provinsi untuk memperluas akses digital hingga pelosok.

“Internet bukan hanya alat komunikasi, tapi motor penggerak perekonomian dan pelayanan publik,” ujarnya saat meninjau lokasi di Balerante, pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Program ini menargetkan empat kategori desa penerima manfaat, yakni desa blankspot, desa wisata, desa dengan kemiskinan ekstrem, dan desa rawan bencana.

Untuk desa wisata seperti Balerante, internet dimanfaatkan untuk promosi destinasi, memperluas pasar UMKM, dan meningkatkan daya tarik kunjungan wisata.

Sepanjang 2025, Pemprov Jawa Tengah telah memfasilitasi 327 desa yang kini menikmati jaringan internet publik, termasuk 50 desa wisata. Targetnya, seluruh wilayah blankspot di provinsi ini tersambung internet pada 2029.

Baca juga:  Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Penyedia layanan internet, Zizik Mudiono, menyebut pemasangan jaringan di Balerante cukup menantang karena medan yang sulit.

Mereka harus menarik kabel fiber optik sejauh 5 kilometer dan menambah 11 tiang baru hingga mencapai titik wisata Kalitalang.

“Biasanya satu hari selesai, tapi di sini butuh 15 hari karena lokasi ekstrem. Namun hasilnya sepadan, begitu internet menyala, aktivitas UMKM langsung meningkat,” ungkapnya.

Dengan kapasitas 20 Mbps dan jangkauan hingga 150 meter, jaringan “JatengNgopeniNglakoni” kini menjadi fasilitas publik yang sangat membantu.

Wisatawan bisa langsung mengunggah konten di media sosial, sementara penjual bisa menerima pembayaran digital melalui QRIS.

Baca juga:  Semangat Kemerdekaan! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 01 Berpartisipasi dalam Pemasangan Bendera di Puncak Gili Tugel Sojomerto

Ketua Pengelola Wisata Kalitalang, Jainu, mengakui perubahan signifikan sejak Wi-Fi terpasang.

“Dulu anak muda sering batal beli karena enggak bisa bayar nontunai. Sekarang malah sering nongkrong lama sambil unggah foto,” katanya.

Data pengelola menunjukkan lonjakan kunjungan dari 59.000 wisatawan pada 2024 menjadi 125.000 hingga September 2025. Akibatnya, omzet warung dan UMKM sekitar lokasi pun naik drastis.

Selain membantu promosi wisata, jaringan internet publik juga berperan penting dalam mitigasi bencana.

Kawasan Kalitalang yang berada di lereng Merapi kini lebih mudah memantau aktivitas gunung berkat akses data dari BPPTKG yang diperbarui tiap enam jam.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Meriahkan Semarak Hari Santri di TPQ dan Madin Darul Hidayah Desa Tamanrejo Kecamatan Limbangan

“Kalau ada situasi darurat, kami bisa langsung beri tahu pengunjung,” jelas Jainu.

Manfaatnya juga dirasakan wisatawan. Fazli, turis asal Pakistan, mengaku senang dengan adanya Wi-Fi publik.

“Sekarang gampang sekali, bisa bayar QRIS dan tetap online walau di kawasan tinggi,” ujarnya.

Sementara Intan Amalia, wisatawan asal Gunungkidul, menceritakan pengalaman lucunya sebelum Wi-Fi tersedia.

“Dulu janji ketemu teman di sini susah banget, sinyal enggak ada. Setelah ada internet gratis, komunikasi jadi lancar, bahkan bisa saling kirim foto biar enggak salah orang,” tuturnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan
DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama
Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya
Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah
Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:20 WIB

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:09 WIB

DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:41 WIB

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:16 WIB

Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru