Pensiunan PNS di Demak Rasakan Manfaat JKN Saat Jalani Perawatan Jantung

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bagi Sri Mulyanti, pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Mranggen, Demak, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan sekadar kartu berobat, melainkan sebuah investasi kesehatan jangka panjang. Ia merasakan langsung manfaat JKN ketika harus menjalani pemeriksaan penyakit jantung.

Sri menuturkan, dirinya sudah menjadi peserta sejak masa Askes, jauh sebelum bertransformasi menjadi JKN.

“Bersyukur sudah terdaftar sejak dulu, karena tiba-tiba saya terkena sakit jantung,” ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) Semarang, pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Sekitar tiga hingga empat tahun lalu, Sri mulai merasakan nyeri pada dada sebelah kiri disertai sesak napas.

Gejala itu membuatnya khawatir, meski sebelumnya ia tidak pernah mengalami keluhan serupa.

Ia pun memutuskan untuk berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar kolesterolnya sangat tinggi, mencapai angka 300. Kondisi tersebut menyebabkan darah mengental dan berisiko menyumbat aliran darah ke jantung.

“Dokter lalu memberi rujukan ke spesialis jantung di RSWN,” kenangnya.

Meski terdiagnosis penyumbatan jantung, Sri bersyukur tidak sampai harus menjalani rawat inap. Selama ini ia hanya menjalani kontrol rutin dan terapi obat sesuai anjuran dokter.

Baca juga:  GAS Nikah, Inisiatif Kemenag Tingkatkan Kesadaran Pernikahan Legal di Kalangan Pemuda

Selama masa pengobatan, Sri mengaku hampir tidak pernah mengalami kendala dalam layanan kesehatan.

Mulai dari pemeriksaan, pemberian obat, hingga proses administrasi berjalan lancar berkat keikutsertaannya dalam program JKN.

“Pelayanannya baik, dokter ramah dan informatif, obat tersedia, dan administrasi juga cepat. Jadi terasa tenang kalau harus kontrol rutin,” ungkapnya.

Menurut Sri, keberadaan JKN membuat dirinya lebih fokus pada pemulihan kesehatan tanpa terbebani biaya besar.

“Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, mungkin saya harus berusaha dengan biaya sendiri, padahal itu berat. Program ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 Bantu Posyandu Lansia di Dukuh Kalisori

Kini, kondisi Sri perlahan membaik. Nyeri dada tidak lagi sering muncul, dan ia berusaha disiplin menjaga kesehatan.

Setiap jadwal kontrol selalu ia patuhi, obat rutin tidak pernah terlewat, serta ditambah semangat pribadi untuk tetap prima.

“Tipsnya sederhana, patuhi aturan dokter dan jangan malas kontrol. Itu sangat membantu menjaga kondisi tetap stabil,” tuturnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis
Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent
Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung
BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:03 WIB

Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

Jumat, 24 April 2026 - 09:03 WIB

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Jumat, 24 April 2026 - 08:03 WIB

Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Berita Terbaru

Berita

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:03 WIB