Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Nov 2026 17:37 3 vritimes

TUBAN, 4 November 2026 – Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui Project Olefin Complex TPPI meresmikan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari Program Biodiversity Action Plan (BAP) Tahap II di lahan bekas tambang kapur, DesaLeran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Rabu (4/11/2026). Sebanyak 500 pohon ditanam dalam kegiatan ini, disertai pembangunan instalasi perpipaan air dan kelistrikan guna mendukung pemeliharaan serta keberlanjutan pertumbuhan tanaman.

Program penghijauan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan yang dilaksanakan secara bertahap.

Sebelumnya, penanaman pohon telah dimulai pada tahun 2025 dan direncanakan berlanjut pada tahun 2027, dengan target pengembangan area penghijauan mencapai total ± 8 hektare. Pelaksanaan program ini melibatkan Pertamina Foundation melalui PT Adi Askara Bumi serta Pemerintah Kabupaten Tuban.

Baca juga:  Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Keberlanjutan, PTPN IV Regional III Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Riau

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Kabupaten Tuban, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan(Forkopimcam) Palang, Pemerintah Desa Leran Wetan, akademisi Universitas Sunan Bonang, kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.

Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi sonokeling dan mahoni sebagai tanaman konservasi, serta kelengkeng dan sawo sebagai tanaman produktif. Kombinasi tanaman tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan ekosistem sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi.

General Manager Project Olefin Complex TPPI PT Pertamina Patra Niaga, Novriandi, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pelestarian keanekaragaman hayati dan pemulihan lingkungan.

Baca juga:  Setelah Masa Pemeliharaan Habis, Siapa yang Rawat Gedung Anda?

“Melalui program ini, kami berharap lahan bekas tambang kapur dapat kembali memiliki fungsi ekologis yang lebih baik. Penanaman pohon konservasi dan tanaman produktif diharapkan mampu meningkatkan tutupan vegetasi, mendukung resapan air, serta menciptakan habitat yang lebih baik bagi keanekaragaman hayati. Di sisi lain, tanaman produktif juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Leran Wetan. Kami meyakini bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlanjutan pemeliharaan dan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca juga:  Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober

Dari sisi masyarakat, Kepala Desa Leran Wetan, Budi Utomo, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kegiatan penghijauan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, serta terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan warga setempat.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, S.Pi. Ia mengapresiasi inisiatif Pertamina Patra Niaga yang turut berkontribusi dalam pemulihan lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan dukungannya untuk terus bersinergi dalam memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA