Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

waktu baca 3 menit
Jumat, 30 Okt 2026 17:30 0 vritimes

Info Daop 2 Bd

Jumat, 30 Oktober 2026

Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Bandung (Jawa Barat), 30 Oktober 2026 – Kereta Api menjadi salah satu pilihan transportasi yang aman dan nyaman bagi ibu hamil untuk bepergian, dengan tetap memperhatikan ketentuan perjalanan serta kondisi kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan bahwa perjalanan menggunakan kereta api didukung oleh pelayanan petugas yang siap membantu pengguna jasa selama perjalanan. Hal tersebut kembali terlihat dalam peristiwa persalinan seorang penumpang KA Sangkuriang (7043A) relasi Yogyakarta–Cipendeuy yang melahirkan seorang bayi laki-laki di dalam perjalanan, sesaat sebelum memasuki Stasiun Banjar, Jumat (30/10) pukul 04.42 WIB.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, membenarkan kejadian tersebut. Disampaikan bahwa penumpang atas nama Ibu Noviyanti melahirkan seorang bayi laki-laki dengan berat kurang lebih 3 KG dalam perjalanan menggunakan KA Sangkuriang.

Baca juga:  Anatomi Kuliner Seminyak: Polarisasi Tiga Stratum Ekonomi dalam Satu Koridor Jalan

“Peristiwa ini menjadi bukti bahwa petugas KAI senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa KA, termasuk dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Kami bersyukur proses persalinan berjalan lancar, Ibu Noviyanti dalam kondisi sehat, dan bayi laki-laki yang dilahirkan juga sehat,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan, kejadian bermula saat Ibu Noviyanti melaporkan kepada petugas crew KA bahwa dirinya mengalami kontraksi dan ketuban telah pecah. Mendapatkan informasi tersebut, petugas dengan sigap membawa penumpang ke kereta makan untuk mendapatkan pertolongan.

Dalam proses persalinan tersebut, Ibu Noviyanti mendapatkan bantuan dari seorang penumpang lain yang berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan dan kebetulan berada dalam perjalanan yang sama. Kolaborasi antara petugas KA dan dokter tersebut membantu proses persalinan berlangsung dengan baik.

Setelah persalinan berhasil, Ibu Noviyanti bersama pendampingnya, Bapak Andika, turun di Stasiun Banjar untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Selanjutnya, keduanya bersama bayi yang baru dilahirkan diantarkan ke RS Duta Mulya Majenang, didampingi dokter spesialis kandungan yang membantu proses persalinan di dalam kereta.

Baca juga:  FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

Kuswardojo menyampaikan apresiasi kepada petugas KA yang telah memberikan respons cepat serta kepada dokter spesialis kandungan yang dengan sigap memberikan pertolongan kepada penumpang tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada petugas KA dan dokter yang telah membantu proses persalinan Ibu Noviyanti. Kami juga mengapresiasi kepedulian pengguna jasa lainnya. Sinergi dan kepedulian seperti ini sangat berarti dalam memberikan pertolongan kepada sesama, khususnya dalam situasi darurat,” tambah Kuswardojo.

Lebih lanjut, KAI Daop 2 Bandung mengingatkan bahwa ibu hamil yang akan bepergian menggunakan kereta api perlu memperhatikan ketentuan perjalanan yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan ibu serta bayi yang dikandungnya.

Berdasarkan ketentuan KAI, ibu hamil diperbolehkan melakukan perjalanan menggunakan kereta api apabila usia kehamilannya berada pada rentang 14 hingga 28 minggu. Sementara itu, bagi ibu hamil dengan usia kehamilan di luar rentang tersebut, terdapat sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi.

Baca juga:  Program SMA Unggul Garuda Kemendiktisaintek Resmi Dimulai di Konawe Selatan, PTPP Hadirkan Fasilitas Pendidikan Berkualitas

Persyaratan tersebut meliputi kondisi ibu hamil yang sehat, kondisi kandungan yang sehat dan tidak mengalami kelainan, serta wajib didampingi minimal satu penumpang dewasa. Selain itu, ibu hamil juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter atau bidan yang menyatakan usia kehamilan saat pemeriksaan, kondisi kandungan dalam keadaan sehat, serta tidak terdapat kelainan.

Kuswardojo mengimbau agar ibu hamil yang akan menggunakan kereta api mempersiapkan perjalanan dengan baik, berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan, serta memastikan seluruh persyaratan perjalanan telah terpenuhi.

“Kami mengimbau ibu hamil untuk selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan sebelum melakukan perjalanan. Pastikan kondisi ibu dan bayi dalam kandungan sehat, memenuhi ketentuan perjalanan, serta tidak ragu untuk segera menghubungi petugas KA apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan mengutamakan keselamatan bagi seluruh pengguna jasa KA, termasuk ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus selama perjalanan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA