Seru dan Inspiratif! Ibu-Ibu PKK Dusun Krajan Bersama KKN UPGRIS Mengabdi Kelompok 34 Antusias Membuat Lilin Aromaterapi

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – KKN Tematik UPGRIS Mengabdi Kelompok 34 Desa Gondoriyo terus menghadirkan program yang bermanfaat dan inspiratif bagi masyarakat desa.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah bersama ibu-ibu PKK RT 01 RW 01 Dusun Krajan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 21 September 2025, bertempat di rumah salah satu anggota PKK, Ibu Lilik.

Pelatihan ini diadakan dengan tujuan memberikan wawasan sekaligus keterampilan baru bagi ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minyak jelantah yang biasanya dianggap tidak berguna, ternyata bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi berupa lilin aromaterapi yang indah, wangi, dan memiliki daya jual.

Baca juga:  Pemerintah Gandeng Serikat Pekerja dan Pengusaha Rumuskan Formula Baru UMP 2026

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai bahan-bahan yang digunakan, mulai dari minyak jelantah, bubuk stearic acid sebagai bahan pengeras, pewangi, hingga pewarna untuk mempercantik tampilan lilin.

Alat-alat sederhana seperti kompor, wajan, dan pengaduk juga digunakan sehingga memudahkan ibu-ibu untuk meniru prosesnya di rumah masing-masing.

Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Ibu-ibu PKK terlihat antusias mengikuti setiap tahap, mulai dari proses penyaringan minyak jelantah hingga mencetak lilin yang sudah dicampur dengan pewarna dan pewangi.

Mereka juga aktif bertanya seputar tips agar lilin tidak mudah retak, pilihan aroma yang bisa digunakan, serta bagaimana cara memodifikasi bentuk lilin agar lebih menarik.

Baca juga:  KKN UPGRIS bersama OPSI dan Sidomuncul Kerja Bakti Bersihkan Sungai Klampok

Kegiatan semakin hidup ketika ibu-ibu mencoba langsung membuat lilin dengan bimbingan mahasiswa KKN.

Hasil lilin yang berwarna-warni dan harum membuat mereka semakin bersemangat. Tak sedikit dari mereka yang berebut ingin membawa pulang lilin hasil karyanya sendiri.

Salah satu anggota PKK menyampaikan rasa gembira setelah mengikuti pelatihan ini.

“Kegiatannya sangat seru, kami jadi tahu kalau minyak jelantah bisa dimanfaatkan kembali. Hasilnya bagus, wangi, dan bisa dijadikan peluang usaha. Kami ingin mencoba membuat lagi di rumah,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Nandya sebagai penanggung jawab kegiatan ini dalam kelompok KKN Tematik UPGRIS Mengabdi Kelompok 34 menuturkan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

Baca juga:  Wamendiktisaintek Tekankan Urgensi Pendidikan Riset untuk Daya Saing Bangsa

“Kami berharap melalui pelatihan ini, ibu-ibu PKK bisa mendapatkan keterampilan baru yang tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga bisa dikembangkan sebagai peluang usaha kreatif dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK Dusun Krajan semakin termotivasi untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat.

Selain mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, kegiatan ini juga dapat membuka kesempatan usaha kecil yang bernilai ekonomi.

Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini pun berjalan lancar hingga akhir acara, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Program ini menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam membangun kreativitas serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:02 WIB

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:02 WIB

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:02 WIB

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:02 WIB

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:02 WIB

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Berita Terbaru