Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 Desa Diwak Dampingi Posyandu Lansia untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan Warga

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 30 Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Lansia yang rutin dilaksanakan di balai desa setempat pada Kamis, 18 September 2025.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa membantu staf posyandu memberikan pelayanan kesehatan kepada para lansia, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, hingga pengukuran lingkar badan.

Kegiatan posyandu ini mendapat sambutan positif dari para lansia yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka merasa terbantu dengan adanya pendampingan mahasiswa KKN sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih cepat dan terorganisir.

Baca juga:  Kolaborasi KKN 25 UPGRIS dan Kader Posyandu, Dorong Semangat Lansia Menjaga Kesehatan
Mahasiswa KKN UPGRIS mendampingi kader posyandu dalam pemeriksaan kesehatan lansia

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang. Selama kegiatan, mereka aktif membantu mulai dari penimbangan hingga pemeriksaan kesehatan, sehingga proses berjalan lebih cepat dan teratur. Kehadiran mahasiswa juga membuat para lansia merasa lebih diperhatikan, karena selain membantu teknis, mereka juga berinteraksi hangat dan memberi dukungan moral,” ujar salah satu kader posyandu di Desa Diwak.

“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kader posyandu untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di desa,” lanjutnya.

Selain itu, mahasiswa juga memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi dengan warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat di usia lanjut.

Baca juga:  Mahasiswa KKN 25 UPGRIS Bantu Posyandu Balita di Gebugan, Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Salah satu mahasiswa KKN UPGRIS, menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam posyandu lansia merupakan wujud kontribusi KKN di bidang kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa para lansia mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan merasa didampingi. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk belajar langsung di lapangan,” jelasnya.

Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa KKN UPGRIS, diharapkan keberlangsungan program posyandu semakin efektif dan memberikan dampak positif bagi kualitas kesehatan warga Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Penulis : Ponaryo Robani – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca
KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI
Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)
Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?
Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya
Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)

Selasa, 21 April 2026 - 16:03 WIB

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

Berita Terbaru