Solusi Cerdas Atasi Limbah Rumah Tangga, KKN MMK Hadirkan Lubang Biopori di Dusun Serut

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 20:30 16 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MMK Posko 03 mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membantu warga mengelola sampah rumah tangga.

Berkolaborasi dengan masyarakat Dusun Serut, Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, para mahasiswa sukses mengadakan program pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB).

Program pemberdayaan ini tidak hanya berhenti pada pemaparan edukasi teori tetapi langsung diwujudkan dalam aksi nyata di berbagai sudut permukiman warga pada hari Sabtu (22/8/2026).

Baca juga:  KKN UNDIP Dorong Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan Siswa SD 3 Jungsemi melalui Tong Sampah Kreatif dan Plang Edukasi

Aksi turun lapangan ini merupakan tindak lanjut dari tingginya antusiasme masyarakat setelah mengikuti sosialisasi yang digelar pada hari Senin (17/82026) sore di Posko KKN.

Pada tahap praktik, mahasiswa bersama warga bergotong royong menentukan dan menggali beberapa titik yang startegis. Pemasangan ini disebar secara merata yang mencangkup area RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, hingga dihalaman masjid Dusun Serut.

Berbekal peralatan seperti linggis untuk melubangi tanah, pipa yang telah diberi lubang serta tumpukan daun dan sisa makanan, proses pembuatan biopori berjalan lancar.

Baca juga:  Manfaatkan Sampah Organik Rumah Tangga, Mahasiswi KKN Undip Desa Karanglo Sosialisasikan Pembuatan Air Lindi Organik kepada Ibu-Ibu PKK

Warga yang sudah dibekali ilmu dari sosialisasi sebelumnya tampak antusias memasukkan sampah organik ke dalam lubang sebagai pemicu proses pengomposan alami.

Keberhasilan implementasi ini tentu tidak terlepas dari tingginya minat belajar warga Dusun Serut. Saat kegiatan sosialisasi pekan sebelumnya, warga hadirmemadati posko dan menyimak materi dengan seksama.

Mahasiswa KKN secara interaktif mengupas tuntas fungsi biopori, mulai dari kemampuannya mempercepat resapan air, strutur dan spesifikasi lubang yang ideal hingga faktor keberhasilannya.

Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai klasifikasi sampah dengan menjelaskan secara rinci mana limbah organik yang boleh dimasukkan dan mana sampah anorganik yang tidak boleh masuk ke dalam lubang agar ekosistem biopori tidak rusak.

Baca juga:  Senyum Ceria Siswa SD N Rejosari Ikuti Sosialisasi Pola Hidup Sehat Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo

Sebagai bentuk apresiasi atas waktu yang diluangkan warga, anggota KKN MMK turut membagikan bingkisan di penghujung acara sosialisasi.

Melalui kolaborasi yang komunikatif dan edukatif ini, program biopori diharapkan menjadi kebiasaan baru yang berkelanjutan. Masyarakat Dusun Serut kini memiliki kemandirian untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, bebas genangan air, dan berdaya guna.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA