Mahasiswa KKN-T 107 Undip Dampingi UMKM Kembangkan Branding melalui Konten Storytelling di Media Sosial

waktu baca 5 menit
Kamis, 20 Agu 2026 17:00 18 jatengvox

Jatengvox.com – Kehadiran media sosial memberikan peluang bagi UMKM untuk tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga membangun identitas dan citra usaha melalui cerita yang dekat dengan audiens.

Melihat potensi tersebut, KKN-T 107 Universitas Diponegoro Tim III melalui tema Multidisiplin 2 “Optimalisasi Strategi Pemasaran dan Penguatan Citra UMKM Berbasis Digital” memberikan pendampingan pengembangan branding melalui konten storytelling kepada dua UMKM di Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Dra. Endah Kumala Dewi, M.Kes., Dr. Harlina Nurtjahjanti, S.Psi., M.Si., Psikolog, dan Eugene Dearuli Marissanti Tindaon, S.Psi., M.Si. Hasil observasi menunjukkan bahwa konten kedua UMKM (Kedai Banyu Langit dan Kedai Mie Komang) masih didominasi promosi produk, sementara perjalanan, nilai, dan keunikan usaha belum banyak diangkat.

Pendampingan ini diharapkan dapat membantu UMKM menyampaikan karakter usahanya secara lebih menarik sekaligus mendukung SDG 8 melalui penguatan daya saing UMKM dan SDG 9 melalui pemanfaatan inovasi digital dalam pemasaran (UN DESA, 2020).

Berdasarkan kondisi tersebut, KKN-T 107 Universitas Diponegoro Tim III melalui program “Pendampingan Pembuatan Konten Storytelling sebagai Strategi Branding UMKM di Platform TikTok” berupaya mengoptimalkan branding Kedai Banyu Langit dan Kedai Mie Komang dengan mengangkat cerita di balik masing-masing usaha.

Pendekatan storytelling dipilih agar promosi tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga mampu memperkenalkan perjalanan, nilai, dan karakter usaha kepada audiens secara lebih menarik dan autentik.

Melalui cerita yang dekat dengan kehidupan pemilik dan proses berkembangnya usaha, identitas merek diharapkan menjadi lebih kuat sekaligus membangun kedekatan emosional dengan konsumen.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Lakukan Observasi dan Sosialisasi Program Kerja di MI Ma’arif Watuagung

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pendampingan kemudian dilakukan dengan menggali cerita dan informasi dari masing-masing UMKM sebagai dasar dalam penyusunan konten storytelling yang sesuai dengan karakter usaha.

Tahap selanjutnya dilakukan melalui penggalian cerita dari masing-masing UMKM. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi terhadap media sosial Kedai Banyu Langit dan Kedai Mie Komang untuk melihat karakter konten yang telah dibuat serta informasi usaha yang sudah disampaikan kepada audiens.

Observasi kemudian dilanjutkan dengan wawancara bersama pemilik UMKM untuk menggali lebih dalam mengenai sejarah berdirinya usaha, perjalanan dalam mengembangkan usaha, nilai yang dipegang, hingga keunikan yang membedakan masing-masing UMKM.

Cerita dan informasi yang diperoleh dari proses tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan konsep dan alur konten storytelling yang akan dikembangkan sesuai dengan karakter masing-masing usaha.

Berdasarkan cerita yang telah digali, mahasiswa kemudian menyusun script sebagai panduan dalam proses produksi konten storytelling.

Tahap produksi meliputi pengambilan video yang menampilkan produk, suasana usaha, serta elemen-elemen yang mendukung cerita dari masing-masing UMKM, kemudian dilanjutkan dengan proses editing.

Konten disusun dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing UMKM serta gaya komunikasi yang sesuai dengan platform TikTok agar cerita dapat disampaikan secara singkat dan menarik.

Video storytelling yang dihasilkan memiliki durasi sekitar 30 detik dan dirancang untuk memperkenalkan UMKM tidak hanya melalui produknya, tetapi juga melalui cerita dan identitas usaha yang dimilikinya guna meningkatkan keterikatan konsumen.

Program pendampingan pembuatan konten storytelling ini tidak berhenti hanya pada tahap produksi video untuk Kedai Banyu Langit dan Kedai Mie Komang.

Sebagai bentuk keberlanjutan, tim KKN memberikan buku panduan sederhana serta tutorial editing video kepada pemilik kedua UMKM tersebut agar dapat digunakan sebagai referensi di kemudian hari.

Baca juga:  BLT Rp900.000 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Pakai NIK KTP

Selain itu, dijelaskan pula cara mengembangkan ide storytelling selanjutnya, mulai dari menentukan tema konten, menyusun alur cerita, hingga menyesuaikan gaya video dengan tren yang sedang berkembang di TikTok.

Melalui pendampingan ini, diharapkan pemilik Kedai Banyu Langit dan Kedai Mie Komang dapat melanjutkan strategi branding melalui konten storytelling secara mandiri setelah program KKN berakhir, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan

Sebagai luaran program, mahasiswa menghasilkan video storytelling untuk TikTok yang mengangkat cerita, perjalanan, dan keunikan dari masing-masing UMKM. Video tersebut dilengkapi dengan script yang dapat digunakan sebagai panduan atau contoh dalam membuat konten serupa.

Selain itu, pemilik UMKM juga diberikan buku panduan storytelling dan tutorial editing video sederhana yang berisi langkah-langkah praktis dalam menyusun cerita hingga menghasilkan konten.

Seluruh luaran tersebut dapat digunakan kembali oleh pemilik UMKM sebagai acuan untuk membuat konten secara mandiri, sehingga penerapan strategi storytelling sebagai bagian dari branding dapat terus dilakukan setelah program selesai.

Berbagai luaran yang dihasilkan menunjukkan bahwa program pendampingan dapat terlaksana sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi kedua UMKM.

Konten storytelling yang dibuat berhasil mengangkat cerita, perjalanan, serta keunikan Kedai Banyu Langit dan Kedai Mie Komang sehingga tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga memperkuat karakter dan identitas usaha dalam upaya membangun branding.

Penyampaian cerita tersebut turut membuka peluang untuk menciptakan kedekatan emosional antara UMKM dan audiens melalui konten yang lebih personal dan autentik.

Selain menghasilkan konten yang dapat digunakan kembali, pendampingan juga memberikan kemampuan baru kepada pemilik UMKM dalam menyusun dan membuat konten storytelling secara lebih mandiri.

Baca juga:  Gerak Tumbuh Luncurkan Beasiswa Rp20 Juta dengan Komitmen Perlindungan Data

Manfaat tersebut kemudian dirasakan langsung oleh pemilik UMKM yang memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pendampingan.

Pemilik UMKM memberikan respons positif terhadap pendampingan yang dilakukan dan merasa terbantu dalam memahami cara mempromosikan usaha melalui storytelling.

Menurut pemilik UMKM, penyampaian cerita mengenai perjalanan dan keunikan usaha dapat menjadi cara baru untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dengan lebih menarik.

“Dengan adanya program ini, saya merasa terbantu karena jadi tahu bagaimana cara membuat konten yang tidak hanya menunjukkan produk, tetapi juga menceritakan usaha kami, biar orang-orang lebih kenal sama Mie Komang.” ujar Yosi, pemilik UMKM Kedai Mie Komang.

Program ini menjadi bentuk kontribusi KKN-T 107 Tim III dalam mendorong UMKM agar semakin mampu memanfaatkan media digital untuk mengembangkan branding dan strategi pemasaran, sehingga dapat memperkuat identitas serta citra usaha melalui media sosial sesuai dengan arah tema Multidisiplin 2 KKN.

Berbekal buku panduan dan tutorial yang telah diberikan, UMKM diharapkan dapat terus membuat dan mengembangkan konten secara mandiri serta berkelanjutan.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM dalam menghadapi perkembangan pemasaran digital sekaligus mendukung pencapaian SDG 8 dan SDG 9.

 

 

Daftar Pustaka

United Nations Department of Economic and Social Affairs. (2020). Micro-, Small-, and Medium-sized Enterprises (MSMEs) and Their Role in Achieving the Sustainable Development Goals. United Nations. https://sdgs.un.org/sites/default/files/2020-07/MSMEs_and_SDGs.pdf

Fluhrer, P. (2026). The role of storytelling in the branding of SMEs. Journal of Brand Management, 33, 269–291.

Miriam, A. (2026). Peran Social Media Storytelling dalam Membentuk Brand Attachment pada UMKM Coffee Shop. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(2), 4310–4316.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA