Nganjat Smart QR (NSQ), Inovasi KKN Undip Satukan Informasi, Potensi, dan Aspirasi Desa dalam Satu Portal 

waktu baca 3 menit
Minggu, 9 Agu 2026 21:20 2 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun Akademik 2025/2026 turut mendorong transformasi digital di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, melalui program Nganjat Smart QR (NSQ). Program ini digagas oleh Marian Tri Setyani, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Administrasi Publik, sebagai upaya menghadirkan media informasi desa yang lebih praktis, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Nganjat Smart QR (NSQ) merupakan portal informasi desa berbasis QR Code yang dirancang untuk menjadi salah satu pusat informasi digital Desa Nganjat. Melalui satu QR Code, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi desa yang sebelumnya tersebar dalam berbagai media. Kehadiran portal ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi secara lebih cepat tanpa harus mencari informasi melalui berbagai sumber secara terpisah.

Portal Nganjat Smart QR memuat sejumlah informasi penting mengenai Desa Nganjat, mulai dari profil desa, informasi UMKM, potensi desa, wisata desa, pengumuman, kontak desa, hingga kanal kritik dan saran. Beragam informasi tersebut disusun dalam satu portal sehingga masyarakat dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi, aktivitas, serta berbagai potensi yang dimiliki Desa Nganjat secara lebih terstruktur.

Baca juga:  Efisiensi Terintegrasi dan Penguatan Operasional Perkuat Daya Saing Industri Baja Nasional

Menurut Marian, pemanfaatan QR Code menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam mendukung keterbukaan informasi di tingkat desa. Masyarakat cukup melakukan pemindaian menggunakan kamera telepon pintar untuk diarahkan menuju portal informasi Nganjat Smart QR. Cara tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman akses informasi yang sederhana sekaligus mengikuti perkembangan penggunaan teknologi digital di tengah masyarakat.

Selain berfungsi sebagai media penyampaian informasi, NSQ juga menyediakan kanal kritik dan saran yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan masukan kepada pemerintah desa. Fitur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran yang berkaitan dengan pelayanan dan perkembangan desa.

Sebagai mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Marian mengembangkan program tersebut dengan mempertimbangkan pentingnya akses informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Digitalisasi informasi diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi publik yang lebih efektif sekaligus memperkenalkan potensi lokal Desa Nganjat kepada masyarakat secara lebih luas.

Baca juga:  Dorong Lahirnya AI Content Creator Indonesia, MAXY Academy Siapkan Ekosistem Intensif bagi Talenta Muda

Melalui program Nganjat Smart QR, mahasiswa KKN Tim II Undip berupaya memberikan kontribusi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Desa Nganjat dan masyarakat. Portal ini diharapkan tidak hanya menjadi luaran kegiatan KKN, tetapi juga dapat terus dikembangkan dan diperbarui sesuai dengan kebutuhan informasi desa. Dengan demikian, NSQ dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung terwujudnya Desa Nganjat yang lebih informatif, adaptif, dan terkoneksi secara digital.

 

Penulis : Marian Tri Setyani

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA