Jangan Tunggu Sakit Parah! Warga RT 1 Diajak Lebih Peduli Kesehatan

waktu baca 2 menit
Selasa, 4 Agu 2026 20:24 2 jatengvox

Jatengvox.com — Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat tapak, mahasiswa Kedokteran Umum Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 51, Rachael Gracesia Marjuma, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kesehatan pada Selasa (4/8/2026). Acara yang berlangsung pukul 16.30 WIB ini berlokasi di RT 1 Dusun Karanglo, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan menyasar kelompok ibu-ibu setempat sebagai sasaran utama edukasi.

Kegiatan pengabdian berbasis masyarakat ini dibersamai oleh tim Dosen Pembimbing Lapangan, yakni Prof. Dr. Purnawan Adi Wicaksono, S.T., M.T., Prof. Dr. Diana Puspita Sari, S.T., M.T., Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc., dan Lisa’ Yihaa Roodhiyah, S.Si., M.Si.

Program sosialisasi ini diangkat guna menanggapi maraknya kebiasaan warga yang baru memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika kondisi penyakit sudah terlanjur parah. Padahal, berdasarkan data kesehatan nasional, sebagian besar kematian di Indonesia dipicu oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung, stroke, diabetes, dan kanker, serta penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC). Menunda pengobatan tidak hanya memperberat risiko komplikasi, tetapi juga membengkakkan biaya perawatan kesehatan.  

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM melalui Pembuatan QRIS dan Google Maps

Dalam pemaparannya, calon dokter muda ini menekankan pentingnya mengenali sinyal tubuh dan memanfaatkan faskes terdekat sedini mungkin. Warga diimbau segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti demam tinggi lebih dari dua hari, batuk berkepanjangan lebih dari dua minggu, sesak napas, hingga penurunan berat badan secara drastis.  

Selain memaparkan bahaya keterlambatan berobat, materi sosialisasi juga membedah alur pelayanan kesehatan berjenjang, mulai dari tingkat Posyandu untuk pemeriksaan dasar dan pemantauan gizi, Puskesmas untuk penanganan umum, hingga rujukan Rumah Sakit untuk tindakan spesialis. Rachael menegaskan bahwa kemudahan akses kesehatan kini makin terbuka dengan hadirnya jaminan BPJS Kesehatan serta dukungan aktif dari para kader kesehatan setempat. 

Melalui sosialisasi ini, para ibu di RT 1 Dusun Karanglo diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam keluarga untuk saling mengingatkan pentingnya deteksi dini. Langkah sederhana untuk tidak menunda berobat menjadi kunci utama mewujudkan masyarakat Desa Kenteng yang lebih sehat dan sejahtera. 


Penulis              : Rachael Gracesia Marjuma
Program Studi : Kedokteran Umum

Baca juga:  Sambut Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta Salurkan Bantuan Hewan Qurban melalui Program TJSL kepada Lembaga Sosial

Editor : Uswatun Khasanah

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA