Jatengvox.com — Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga, Ibnu Nur Majid, mahasiswa Jurusan Teknik Industri Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim KKN-T IDBU 51, melaksanakan program kerja berupa demonstrasi pemanfaatan sampah rumah tangga dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu (9/8/2026), bersamaan dengan pertemuan rutin PKK setempat yang dihadiri oleh 25 orang ibu-ibu PKK. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan pot bunga gantung dari botol plastik bekas.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai cara mengolah sampah plastik rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Harapannya dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Melalui demonstrasi ini, ibu-ibu PKK diajak untuk memahami konsep 3R secara aplikatif. Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (Reduce), memanfaatkan kembali barang bekas (Reuse), hingga mendaur ulang sampah menjadi produk baru (Recycle).
Botol plastik bekas yang biasanya dibuang begitu saja, diolah menjadi pot bunga gantung yang sederhana namun fungsional, melalui tiga tahapan utama. Diawali dengan pemotongan botol untuk membentuk wadah pot, lalu pelubangan botol sebagai tempat mengikat tali, serta proses menali botol agar dapat digantung.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan pot bunga tersebut, bahkan menunjukkan ketertarikan untuk mencoba dan membuat sendiri pot bunga dari botol bekas di rumah masing-masing. Selain itu, peserta juga aktif bertanya kepada mahasiswa mengenai bagian-bagian proses yang belum mereka pahami, sehingga terjadi diskusi dan interaksi yang baik selama demonstrasi berlangsung.
Salah satu peserta, Ketua PKK Desa Kenteng, turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program ini.
“Kami dari ibu-ibu PKK sangat berterima kasih terhadap mahasiswa KKN yang sudah memberi ilmu tentang mengolah botol bekas menjadi pot bunga. Terlihat sederhana, tapi termasuk ilmu yang sangat bermanfaat,” ujar Ketua PKK.
Respons positif tersebut menunjukkan bahwa program kerja yang dilaksanakan berhasil menarik minat dan partisipasi aktif masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi ibu-ibu PKK Desa Kenteng.
Diharapkan melalui program ini, masyarakat Desa Kenteng dapat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan, serta mampu menerapkan konsep 3R dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan KKN-T Program IDBU di Desa Kenteng ini berada di bawah bimbingan Prof. Dr. Purnawan Adi Wicaksono, S.T., M.T., Prof. Dr. Diana Puspita Sari, S.T., M.T., Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc., dan Lisa’ Yihaa Roodhiyah, S.Si., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Penulis: Ibnu Nur Majid (Tim II KKN-T IDBU 51 Desa Kenteng)
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar