Gerakan “Ibu Jogo Anak” Diluncurkan, Kolaborasi PKK Jateng dan Densus 88 untuk Tangkal Radikalisme Digital

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Di era digital yang serba cepat, informasi bisa dengan mudah masuk ke ruang pribadi anak-anak dan remaja.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Tengah bersama Densus 88 Antiteror, yang akhirnya menggagas sebuah inisiatif bernama “Ibu Jogo Anak”.

Gerakan ini lahir sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran radikalisme dan terorisme yang kini banyak menyusup lewat platform media sosial.

Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin, menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak.

Ia mengingatkan, algoritma media sosial bisa menjerumuskan generasi muda ke lingkaran konten radikal tanpa disadari.

“Dalam medsos ini, ada satu gerakan yang memposting isu-isu tentang radikalisme dan terorisme, ini sifatnya sudah mendoktrin. Ketika kemudian itu diklik, nanti lewat algoritma keluar itu-itu (konten radikalisme dan terorisme) terus,” jelasnya saat menerima audiensi Densus 88 dan pegiat Kreasi Prasasti Perdamaian di kediamannya, Semarang, Senin (8/9/2025).

Baca juga:  Tumbuh Pesat, Krom Bank Targetkan Penyaluran Kredit Rp 8,87 Triliun di Akhir 2025

Gerakan Ibu Jogo Anak tidak hanya berhenti pada aspek pengawasan, melainkan juga menyentuh sisi edukasi. Dalam waktu dekat, Nawal bersama PKK Jateng berencana menyusun modul parenting digital sebagai panduan praktis bagi para ibu.

Modul ini diharapkan bisa membantu orang tua mendampingi anak-anak mereka agar tidak mudah terjebak pada narasi berbahaya yang menyesatkan.

Selain ancaman radikalisme, Nawal juga menyoroti kerentanan remaja terhadap provokasi kelompok anarko yang seringkali mengajak mereka terlibat dalam aksi demonstrasi berujung kerusuhan.

Ia berharap para orang tua mampu memberikan pemahaman sejak dini agar anak-anak tidak mudah terpancing.

Baca juga:  Polemik Keputusan KPU Soal Dokumen Capres-Cawapres, DPR Minta Transparansi

“Jangan sampai informasi yang membanjiri media sosial mereka itu langsung dimakan mentah-mentah, dan ini menjadi satu hal yang diyakini.

Ketika ini yang diyakini tidak baik, akhirnya mengekspresikan sesuatu yang tidak baik juga,” tegasnya.

Kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari pihak Densus 88. Kompol Ghofar, Kepala Unit Idensos Satgaswil Jateng, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh inisiatif PKK.

“Dari kami Densus 88 siap membersamai Ibu Ketua PKK, dalam hal ini di wilayah Jawa Tengah, untuk menyosialisasikan kepada ibu ibu PKK terkait bahaya paham radikalisme dan terorisme, yang ada di sosial media yang saat ini ramai dilihat anak-anak,” ujarnya.

Penguatan gerakan Ibu Jogo Anak juga diperkaya lewat kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya dari Kreasi Prasasti Perdamaian yang menyiapkan ruang khusus di platform digitalnya, Ruang Ngobrol.id.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Stunting di Kelas Ibu Hamil Desa Mlilir

Menurut pegiatnya, Margi Ernawati, langkah ini bertujuan mengimbangi narasi radikalisme dengan konten positif.

“Ke depan nanti akan ada rubrik khusus dengan PKK tentang edukasi pencegahan paham radikalisme. Kedua, ada edukasi tentang parenting digital, terutama tentang radikalisme juga masuk, dan juga keamanan digital,” bebernya.

Tak hanya fokus pada pencegahan, program ini juga diiringi dengan berbagai kegiatan produktif untuk anak muda.

PKK Jateng bersama organisasi perangkat daerah (OPD) akan mendorong pelatihan keterampilan, membuka ruang ekspresi, sekaligus menyalurkan energi anak-anak muda ke aktivitas yang lebih bermanfaat.

Nawal menekankan, pemberdayaan seperti ini penting agar generasi muda tidak hanya paham bahaya radikalisme, tetapi juga memiliki wadah untuk tumbuh dan berkarya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Awal 2026, BPS Catat Tren Mulai Melandai

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terbaru