KKN MIT 22 UIN Walisongo dan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Hadirkan Art Therapy di Tengah Posyandu, Anak Tetap Ceria Selama Layanan Kesehatan

waktu baca 3 menit
Jumat, 7 Agu 2026 20:30 13 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo dan Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Posko 34 turut membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026) di rumah Ibu Kepala Dusun Bejiwetan, Sri Rahayuningsih, Desa Kalibeji.

Kegiatan Posyandu dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh anak-anak bersama orang tua atau pendamping.

Kegiatan diawali dengan proses pendaftaran di meja yang telah disediakan. Setelah melakukan pendaftaran, anak-anak diarahkan untuk mengikuti beberapa tahapan pemeriksaan, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, hingga lingkar lengan.

Data hasil pengukuran tersebut kemudian dicatat dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), khususnya pada bagian Kartu Menuju Sehat (KMS) dan kurva pemantauan pertumbuhan serta perkembangan anak.

Tidak hanya anak-anak yang mendapatkan pemeriksaan. Para ibu atau pendamping yang hadir juga turut melakukan pendataan kesehatan, di antaranya melalui pengukuran berat badan, lingkar perut, dan tekanan darah.

Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 34 turut membantu kader Posyandu dalam mengarahkan peserta dan mendampingi jalannya kegiatan agar berlangsung dengan tertib.

Baca juga:  Mahasiswa Teknik Sipil UNDIP Rancang Desain 3D Fasilitas Penunjang CFD di Kelurahan Karangsari

Di tengah rangkaian kegiatan Posyandu, mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 34 menghadirkan kegiatan Art Therapy sebagai aktivitas pendamping bagi anak-anak.

Kegiatan ini dihadirkan agar anak-anak tidak merasa bosan saat menunggu proses pelayanan Posyandu, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk bermain dan mengekspresikan diri melalui kegiatan seni.

Art Therapy merupakan salah satu bentuk terapi ekspresif yang menggunakan media seni untuk membantu seseorang mengekspresikan perasaan dan pengalaman emosional.

Media yang digunakan dapat beragam, seperti menggambar, melukis, musik, drama, hingga menulis.

Dalam kegiatan Posyandu kali ini, mahasiswa KKN menyediakan buku mewarnai dan pensil warna yang dapat digunakan anak-anak untuk berkreasi sesuai dengan keinginan dan suasana hati mereka.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Bersama Tim KKN UIN Walisongo Hidupkan Semangat Anak Desa Pidodowetan Lewat Bimbel & Fun Learning

Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan mewarnai. Mereka bebas memilih warna dan gambar yang ingin dibuat tanpa dibatasi oleh aturan tertentu.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan sederhana tersebut menjadi salah satu cara untuk menciptakan suasana Posyandu yang lebih ceria, hangat, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Salah satu mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 34, Adis Aptarina, mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu menjadi pengalaman yang berharga sekaligus memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya pemantauan kesehatan anak sejak dini.

“Kegiatan Art Therapy ini menjadi pengalaman yang menarik bagi kami. Selain membantu kegiatan Posyandu, kami juga bisa mengajak anak-anak bermain dan berkreasi melalui kegiatan mewarnai. Anak-anak jadi lebih santai dan tidak mudah bosan saat menunggu rangkaian Posyandu. Dari sini kami juga belajar bahwa kegiatan sederhana seperti mewarnai bisa menjadi cara bagi anak untuk mengekspresikan diri sekaligus menciptakan suasana yang lebih ceria dan nyaman.”

Baca juga:  Top! Mahasiswa KKN Posko 15 UIN Walisongo Sukses Latih Siswa SD di Demak Juara 1 Pantomim FLS3N

Kegiatan seni seperti menggambar dan mewarnai juga dapat menjadi ruang bagi anak untuk mengekspresikan keinginan, harapan, fantasi, dan kreativitasnya.

Dengan begitu, kegiatan Art Therapy tidak hanya menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang, tetapi juga menjadi bentuk pendampingan yang menyenangkan bagi anak selama mengikuti kegiatan Posyandu.

Setelah rangkaian Art Therapy selesai, anak-anak kemudian mendapatkan vitamin A dan obat cacing sesuai dengan pelayanan yang diberikan dalam kegiatan Posyandu. Selanjutnya, anak-anak juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari pihak Posyandu.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Posko 34 tidak hanya berkesempatan membantu pelaksanaan pelayanan Posyandu, tetapi juga belajar secara langsung mengenai pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Kehadiran Art Therapy di tengah kegiatan diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi anak-anak, sehingga kegiatan Posyandu tidak hanya identik dengan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang yang menyenangkan untuk bermain, berkreasi, dan tumbuh bersama.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA